Arosuka, Prokabar – Sebanyak 12 rumah dilaporkan rusak akibat gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang mengguncang daerah itu pada Sabtu pukul 14.58 WIB.
“Data sementara, sembilan rumah rusak di Nagari Alahan Panjang, dua rumah runtuh di Nagari Simpang Tanjung Nan IV, dan satu rumah di Jorong Lubuk Selasih Nagari Batang Barus,” kata Kasi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Bardiansyah di Arosuka, Sabtu (21/9).
Ia menyampaikan 12 rumah tersebut ada yang rusak parah, dan rusak sebagian.
Ia menyebutkan hingga kini, satu korban meninggal dunia Bustami Buyuang (63) di Jorong Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, dan dua orang masyarakat luka-luka sekarang dirawat di Puskesmas Simpang Tanjung Nan IV.
“Info pusat gempa antara Danau Talang dengan Danau Dibawah,” katanya.
Tim BPBD dan relawan sedang menuju beberapa lokasi yang terkena dampak gempa tersebut.
“Kerugian saat ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” katanya.
Ia mengatakan ada permohonan Wali Nagari agar BPBD dan masyarakat setempat dapat membuat tenda untuk menampung keluarga yang rumahnya runtuh.
Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang mengguncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Sabtu pukul 14.58 WIB merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal.
“Gempa yang terjadi akibat aktivitas Zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) pada segmen Sumani,%
















