Agam, Prokabar – Pemerintah Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar saat ini gencar pada pembukaan jalan baru dari Ikua Koto Kukuban menuju Ambun Pagi. Panjang jalan tersebut diperkirakan mencapai 7 Km, dan 2018 ini target tuntas hingga akhir tahun.
Menurut Walinagari Maninjau, Alfian sebelumnya 2013 lalu, pengerjaan jalan sudah dimulai. Jalan melalui Pesantren Hamka dan bekas perkampungan penduduk tersebut sudah dilakukan pengecoran 100 meter, berkat bantuan santunan pemirsa TV ONE.
“2013 lalu, Salah satu stasiun Televisi tersebut sempat berkunjung dan menggelar kegiatan di Pesantren Hamka. Mereka juga mengecor jalan perbukitan tersebut sehingga akses menuju Pendidikan berbasis Islam Modren itu dapat lancar,”kata Alfian.
Di 2017 lanjutnya, kami kembali mengecor 700 meter dengan Dana Desa. Dan di 2018 menjadi target bisa tembus ke Ambun Pagi.
“Akses jalan tersebut sangat kami butuhkan. Selain dekat membawa hasil pertanian dan ladang ke Pasar Bukittinggi, akses jalan menuju Malalak juga semakin lebih mudah ketimbang melintasi Kelok 44,”ungkapnya.
Alfian menjelaskan tidak hanya Nagari Maninjau yang akan butuh jalan tersebut. Melainkan juga Nagari tetangga seperti Sungai Batang, Tanjung Sani dan Pandan nantinya. “Pembukaan akses jalan baru itu akan menjadi alternatif selain Kelok 44 yang rawan macet dan longsor. Sedangkan 40 hektar lahan pertanian di Ikua Koto itu akan kembali aktif bila akses jalan lancar,”tuturnya.
Dahulunya, perbukitan Ikua Koto Kukuban tersebut terdapat dua perkampungan penduduk yang giat bertani. Sulitnya akses jalan, membuat mereka pindah dan turun ke daerah sekitar Danau. Mereka pun meninggalkan 40 hektar ladang yang dimilikinya, padahal daerah tersebut aman dari zona merah (rawan longsor).
“Pembangunan tersebut salah satu upaya juga dari kami Nagari Maninjau, mendukung program Save Maninjau dari Pemerintah Kabupaten Agam. Mengalihkan mata mencarian dari keramba jaring apung ke pertanian sawah maupun peladangan. Kami sangat berharap bantuan Pemda terutama Dinas PU Agam untuk melanjutkan pembangunan jalan ini nantinya,” tutup Alfian. (rud)
















