6 Tips Belanja Cermat Agar Ibu Rumah Tangga Tetap Memanjakan Diri

Penulis -

Rabu, 18 Juli 2018 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Tak sedikit perempuan langsung gelap mata dengan barang yang bertulis ‘Sale’ mengingat ia masih single, dan belum ada keperluan keluarga yang harus ia beli.

Nah, bagaimana dengan ibu rumah tangga jika ia ingin sekali memanjakan dirinya tanpa harus mengurangi budget keperluan keluarganya.

 

Berikut ada enam tips hemat dan cermat untuk memanjakan para ibu rumah tangga :

1. Buatlah list barang primer dan sekunder

Tentukan bersama suami mana daftar barang primer dan sekunder. Karena terkadang ada perbedaan pandangan terhadap suami dan istri, sehingga dengan begitu tidak akan ada kesalahpahaman dalam dana anggaran belanja.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

2. Teliti harga, kualitas dan kuantitas barang.

Rajinlah untuk mendatangi supermarket atau online shop untuk mengup-grade harga promo barang-barang kebutuhan Anda. Tidak perlu malu untuk berlama-lama di supermarket untuk mencari dan membandingkan mana barang yang termurah tapi berkualitas baik.

3. Hati-hati dengan barang-barang diskon.

Hitunglah keuangan Anda dengan teliti dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Kalau Anda masih punya stok barang tersebut di rumah, dan harga barang tersebut sangat miring, tetap tempatkan barang tersebut di list belanja paling akhir. Kalau memang Anda memiliki budget lebih, dan tidak ada keperluan untuk membeli barang lain, silahkan untuk mengambil  barang tersebut.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

4. Tentukan mengambil barang secara grosir atau eceran.

Pilihlah sesuai usia pemakaian barang. Dengan begini Anda tidak perlu membeli barang kebutuhan dalam jumlah besar namun akhirnya mubazir karena tak terpakai.

5. Teliti harga di rak supermarket.

Selalu ingat atau catat/foto harga di rak barang-barang belanja di supermarket. Mengingat tak sedikit ada kasus kecerobohan dalam supermarket  dalam menaruh harga di rak-rak supermarket. Sehingga jika ada harga barang berbeda dengan hasil harga belanjaan, bisa Anda hindari.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

6. Sisihkan hasil duit belanja

Jika ada sisa duit belanja bulanan, ada baiknya Anda sisihkan. Hindari untuk menghabiskan dengan membeli atau menambah stok barang yang sudah ada di list. Karena sisa uang belanja yang Anda sisihkan bisa Anda simpan untuk memanjakan diri dengan membeli barang keperluan Anda yang lain. (rsk)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB