Pasaman, Prokabar – Kabut asap kiriman dari Provinsi tetangga yang melanda Kabupaten Pasaman akhir-akhir ini berdampak terhadap kesehatan masyarakat setempat.
Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Tuanku Imam Bonjol (RSUD TIB) Lubuk Sikaping, terjadi lonjakan pasien dalam kasus Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara rata-rata harian.
Direktur RSUD TIB, Hamdi mengatakan, lonjakan ini mulai terjadi di bulan September 2026, dimana hingga 11 September 2026 sudah tercatat sebanyak 49 kasus.
“Pada bulan Agustus 2026 kemarin, kasus ISPA ini tercatat hanya 56 kasus. Sementara itu, hingga 11 September 2026 ini saja sudah tercatat 49 kasus. Kemungkinan mengalami lonjakan hingga akhir September mendatang,” katanya.
Meski begitu, pihak rumah sakit belum bisa memastikan bahwa peningkatan kasus ISPA tersebut disebabkan oleh kabut asap.
“Semuanya perlu dilakukan pemantauan analisis lebih lanjut,” ungkapnya.
Namun begitu kata Hamdi, yang terpenting masyarakat tetap waspada dan menghimbau agar masyarakat dapat mengurangi aktifitas di luar rumah agar terhindar dari paparan kabut asap.
“Jika terpaksa, sebaiknya masyarakat menggunakan masker. Kita juga mengharapkan, terutama bagi masyarakat yang rentan terpapar seperti anak-anak, lansia dan penderita penyakit pernapasan agar dapat mengurangi aktifitas di luar ruangan,” harapnya. (RH)
















