Dharmasraya, Prokabar – Ribuan warga padati arena pacu jalur Tapian Batanghari Kampung Pulai, Kenagarian Sitiung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan berlangsunh selama Dua hari, dimulai Sabtu dan selesai Minggu (15/8/2026) menarik animo masyarakat.
Selain diikuti puluhan tim selaju sampan dari daerah Dharmasraya, juga diikuti tim terbaik daerah tetangga. Baik dari Riau, Jambi, dan Sumbar. Olahraga sudah lama vakum tersebut, kembali menyedot perhatian warga. Sehingga berjubel penonton yang hadir saat itu.
Tidak hanya menghadirkan hiburan dan atraksi olahraga tradisional. Kegiatan tersebut juga menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Selain warga, wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, anggotab DPRD Provinsi Sumatera Barat, Varel Oriano, serta anggota DPRD Dharmasraya, juga ikut ambil bagian menyaksikan laga selaju sampan, yang menjadi identitas budaya selama ini.
Menurut Bupati Annisa, sebelumnya, Selaju sampan tapian Batanghari Kampung Pulai merupakan olahraga ditunggu masyarakat setiap usai lebaran. Namun sejak, adanya COVID-19, kegiatan tersebut vakum. Hingga sekarang kembali dilaksanakan.
“Kembali digelarnya Selaju Sampan Badunsanak saat ini, menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi dan potensi wisata berbasis budaya yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Dharmasraya.” Kata Annisa.
Ia juga menyampaikan, di gelarnya kembali pacu jalur badunsanak, merupakan buah kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Sekaligus, mendapat dorongan kolaborasi dan partisipasi aktif dua anggota legislatif, yakni Sutan Varel Oriano dari DPRD Provinsi Sumatera Barat, bersama Teddy Waldian dari DPRD Kabupaten Dharmasraya.
Adapun keluar sebagai jawara Selaju Sampan Tahun 2026. Tim Harimau Buas dari Kuantan Singingi Riau, keluar sebagai Juara I. Tim ini, berhak menerima uang pembinaan senilai Rp10 juta, sedangkan untuk Juara II diraih Tim Harok Cameh dari Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya. Mereka berhak menerima uang pembinaan senilai Rp7 juta. Untuk Juara III diraih Tim Saduduak Sapamainan dari Nagari Pulau Mainan, Kabupaten Dharmasraya. Meraih bonus atau uang pembinaan senilai Rp5 juta.
Sebagai apresiasi dan partisipasi Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S. H., LL. M., juga memberikan bonus tambahan senilai RP2 juta kepada seluruh pemenang, baik untuk juara I, II, dan III.
Bukan sampai di situ saja. Bupati Annisa Suci Ramadhani, S. H., LL. M., juga menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan kegiatan tersebut tahun depan. Dalam.perencanaan, akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 juta.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, berharap pelaksanaan Selaju Sampan Badunsanak Tapian Batanghari Kampung Pulai, agar dilaksanakan tahun depan dengan lebih meriah lagi. Bahkan dengan skala lebih besar. Sehingga semakin dikenal luas sebagai salah satu potensi wisata dan budaya Sumatera Barat.
Ia juga mengajak seluruh pihak, untuk memberikan dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan tersebut. Agar pacu jalur Kampung Pulai menjadi magnet besar bagi tim luar Sumatera untuk bertanding, dan menjajal lokasi arena pacu.
Vasco juga memberikan apresiasi kepada, Kapolda Sumatera Barat melalui Polres Dharmasraya, Kodim 0310/SSD, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, DPRD Dharmasraya, ninik mamak, pemuda serta tokoh-tokoh masyarakat Kampung Pulai dan seluruh masyarakat Dharmasraya. Pasalnya telah berjibaku untuk menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan, kelancaran dan kesuksesan kegiatan.
Sebagai Wakil Gubernur Sumbar, Vasko berkomitmen untuk mendorong kegiatan Selaju Sampan Badunsanak Kampung Pulai menjadi agenda tahunan.
“Mohon perhatian bagi Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, agar mengalokasikan dana dalam APBD tahun 2027, dengan skala lebih besar. Sehingga, kegiatan selanju sampan Kampung Pulai, menjadi ikon wisata Sumatera Barat, ” Kata Vasco. (*)
















