Sekolah Rakyat Tanjung Alam Jadi yang Terbesar di Indonesia, Direncanakan Mulai Dibangun September

Penulis -

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batusangkar, Prokabar – Bupati Tanah Datar Eka Putra melaporkan kepada Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan COO Danantara bahwa persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tanjung Alam telah selesai.

Groundbreaking direncanakan pada September 2026.Laporan tersebut disampaikan

Eka Putra pada Kamis (6/8/2026). Selain groundbreaking SR, pada bulan yang sama juga dijadwalkan peresmian 79 unit hunian tetap (huntap) di Rambatan yang dibangun Danantara dan dikerjakan PT Nindya Karya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Ada dua rencana kami September 2026, pertama peresmian hunian tetap di Rambatan 79 unit. Kedua, groundbreaking Sekolah Rakyat,” kata Eka Putra.

SR Tanjung Alam dibangun di atas lahan 23 hektare yang dihibahkan keluarga besar COO Danantara Dony Oskaria kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sekolah ini dirancang untuk menampung 3.000 siswa SD, SMP, dan SMA, sehingga diklaim sebagai Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia.

Prioritas penerimaan siswa diberikan kepada anak dari keluarga desil 1 dan 2 di Tanah Datar, yaitu 20 persen keluarga dengan tingkat ekonomi terbawah. Kehadiran ribuan siswa dan kunjungan orang tua diharapkan dapat menggerakkan perekonomian lokal melalui kebutuhan pangan dan jasa sehari-hari.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Saat ini di Indonesia telah beroperasi 182 Sekolah Rakyat dengan sekitar 45 ribu siswa. Pemerintah menargetkan 500 Sekolah Rakyat pada 2029. Dengan kapasitas 3.000 siswa, SR Tanjung Alam diperkirakan menjadi yang terbesar dibanding sekolah serupa yang umumnya menampung 2.000–2.500 siswa.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB