BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 4 Hari, BPBD Padang Imbau Nelayan Tidak Melaut

Penulis -

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau nelayan untuk tidak melaut sementara waktu menyusul peringatan dini dari BMKG Maritim Teluk Bayur tentang gelombang tinggi yang berpotensi terjadi selama empat hari ke depan.

Imbauan tersebut disampaikan Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton pada Minggu (21/6/2026).

Menurut peringatan BMKG, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Kota Padang hingga Padang Pariaman, Agam hingga Pasaman Barat, serta Pesisir Selatan dan Mentawai. Kondisi ini dipicu angin kencang dengan kecepatan 4-22 knot yang bergerak dari barat ke utara.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami mengimbau kepada nelayan untuk tidak melaut ketika gelombang tinggi,” ujar Hendri Zulviton.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut sangat berisiko bagi pemilik perahu maupun kapal tongkang.

Angin kencang dan hujan deras yang melanda sejak Minggu siang hingga malam menyebabkan beberapa pohon tumbang di Kecamatan Padang Selatan dan Sungai Pisang. Selain itu, terjadi longsor di Kelok Jariang, Kekuragan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Longsor ini membuat jalan penghubung Padang-Pesisir Selatan tertutup material tanah.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Saat ini tim masih berada di lokasi kejadian untuk mengevakuasi,” kata Hendri.
BPBD juga mengimbau pengendara yang hendak menuju Pesisir Selatan untuk menunda perjalanan sementara waktu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

“Tim sudah menuju lokasi longsor untuk evakuasi, pengendara yang ingin menuju Pesisir Selatan untuk menahan diri dulu hingga longsor dapat kita atasi,” imbuhnya.
Masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, diminta terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan mengikuti arahan BPBD agar terhindar dari bahaya.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru