Pasaman, Prokabar – Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman lakukan klarifikasi tentang pemberitaan media terkait rekapitulasi kehadiran anggota DPRD dari Fraksi Gerindra.
Kepada awak media, Ketua Fraksi Gerindra, Elip Alvino didampingi anggotanya Dufi Edwar dan Yasir Arif mengucapkan apresiasi atas keterbukaan data pihaknya terhadap sekretariat DPRD Kabupaten Pasaman dalam memenuhi permintaan resmi terkait rekapitulasi daftar hadir rapat paripurna.
“Hal ini merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas lembaga publik yang patut dijaga bersama,” katanya, Kamis (23/4).
Menurutnya, data kehadiran perlu dibaca secara utuh dan proporsional. Data kehadiran yang disampaikan tidak dapat dipahami secara parsial. Kehadiran dalam rapat paripurna merupakan salah satu indikator kinerja, namun bukan satu-satunya ukuran.
“Terdapat tugas-tugas kedewanan lain seperti Kegiatan komisi, rapat alat kelengkapan dewan, kunjungan kerja, serta kegiatan reses dan penyerapan aspirasi masyarakat,” terangnya.
Seluruh kegiatan tersebut, katanya merupakan bagian integral dari pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
“Alasan ketidakhadiran tersebut bersifat variatif dan sah secara administratif. Ketidakhadiran anggota DPRD dalam rapat paripurna tidak serta-merta mencerminkan kelalaian atau sikap tidak disiplin kita,” terangnya.
Dalam praktiknya, terdapat alasan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan, antara lain seperti penugasan resmi kedewanan pada waktu bersamaan, kegiatan partai, kondisi kesehatan dan kegiatan lainnya. Seperti melayat keluarga konstituen yang meninggal dunia atau tugas luar daerah yang telah mendapatkan persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku.
DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasaman tetap berkomitmen menjaga disiplin, integritas, dan kinerja seluruh kader, khususnya para anggota DPRD.
“Evaluasi internal terhadap kinerja anggota fraksi merupakan hal yang rutin dilakukan sesuai mekanisme partai dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan, hal tersebut sudah dilaksanakan,” katanya.
Di samping itu, ia juga mengajak untuk semua pihak agar menjaga iklim demokrasi yang sehat.
“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk media, untuk bersama-sama menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang dan konstruktif demi kepentingan masyarakat Kabupaten Pasaman,” tutupnya. (RH)
















