Padang, Prokabar – RSUP Dr. M. Djamil Padang menerima bantuan pembangunan sumur bor senilai Rp 1,5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V. Bantuan sumur bor ini bertujuan mengatasi krisis air bersih dan menjamin pasokan harian sekitar 1.600 meter kubik untuk layanan operasional krusial seperti hemodialisa dan kamar operasi.
Pembangunan sumur bor sedalam 120 meter ini bertujuan sebagai sumber air cadangan, terutama saat terjadi gangguan pasokan PDAM atau bencana, guna memastikan layanan rumah sakit rujukan utama ini tetap berjalan.
Pembangunan sumur bor ini direalisasikan atas sinergi Kementerian PU, BWS Sumatra V, dan dukungan dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre rosiade.
Menteri PU Dody Hanggodo yang melakukan peresmian pengeboran menyampaikan penyediaan air bersih untuk fasilitas kesehatan merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah tidak boleh menambah beban masyarakat, terutama pada sektor vital seperti layanan kesehatan. Karena itu, melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Padang, sumur bor dibangun di RSUP M Jamil padang,
Selanjutnya, Andre menjelaskan pembangunan sumur bor sedalam 120 meter ini merupakan respons atas kondisi RSUP M Djamil yang kerap terdampak gangguan pasokan air, terutama saat terjadi bencana. Padahal, rumah sakit tersebut melayani pasien rujukan dari Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, hingga sebagian Sumatera.
RSUP M Djamil menangani lebih dari 20 operasi besar setiap hari. Kalau air terganggu, layanan medis bisa terancam. Karena itu, hari ini Pak Menteri mengakomodasi permintaan rumah sakit dengan membangun sumur bor sebagai sumber air cadangan,” kata Andre.
Selain sumur bor, Andre menyebut Kementerian PU juga akan menyiapkan dukungan infrastruktur lain berupa tangki reservoir, sistem pompa, serta pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) guna memastikan pasokan air tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.
Andre juga menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan dan pemulihan Sumatera Barat. Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera Barat sebesar Rp 18,9 triliun melalui Kementerian PU. (Fky)
















