Warga Sungai Landia Bantu Korban Bencana di Maninjau, Ratusan Tenaga Goro dan Sembako

Penulis -

Senin, 22 Desember 2025 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar.com – Ratusan warga Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto berbondong-bondong hadir ke halaman Masjid Ummil Qura Duo Sidang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Minggu (21/12). Mulai dari lansia, anak-anak, remaja, ibu-ibu dan bapak-bapak ikut bergotong royong bantu pembersihan material lumpur pasca banjir bandang yang melanda.

Semangat solidaritas dan persaudaraan itu sebagai bentuk aksi kemanusian dan peduli terhadap sesama atas bencana yang menimpa. Meski sama-sama mengalami bencana alam, namun empati memanggi untuk ikut merasakan suka dan dukanya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

 

“Kehadiran hampir seluruh tingkatan umur dan kalangan sosial masyarakat warga Sungai Landia itu, patut tiru dan kita apresiasi. Bentuk Solidaritas dan persaudaraan yang sangat tinggi menjadi contoh hendaknya untuk kita semua,” ungkap Rudi Yudistira, salah satu warga jorong Bancah saat mengikuti goro tersebut.

Sukra Maulana, mewakili rombongan warga Sungai Landia mengatakan, aksi solidaritas itu terkait adanya ikatan persaudaraan yang telah terjalin selama ini. Selain ada salah satu Tokoh Niniak Mamak Sungai Landia berdomisili sebagai “Urang Sumando” di Jorong Bancah, juga sejumlah tokoh masyarakat Jorong Bancah juga telah terjalin kuat kerjasama dan komunikasi dengan sejumlah warga Sungai Landia.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Ikatan persaudaraan kami sudah terjalin sangat baik antara warga Maninjau dengan Sungai Landia. Sehingga ada kiasan Minangkabau mengatakan, Manangih Dusanak, Sabak Dek Kami,” ujarnya.

Romi Pashla, bersama warga Jorong Bancah mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, Pemuda-pemudi dan anak-anak Sungai Landia. Berbondong-bondong hadir untuk bergotong royong dan bahkan juga membagikan ratusan sembako ke tiga titik posko pengungsian di Nagari Maninjau dan Sungai Batang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Terimakasih atas kehadiran dan support dusanak kita dari Sungai Landia. Bahkan juga ada kehadiran spontanitas KSB Pasia Sungai Pua ikut bergotong royong. Semoga mendapat balasan pahala dan rezki berlipat ganda dari ALLAH Subhanahuwata’ala,” ujarnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB