Pemprov Sumbar Intensif Salurkan Logistik Tanggap Darurat ke Seluruh Daerah Terdampak Bencana

Penulis -

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mempercepat proses pendistribusian logistik tanggap darurat ke berbagai kabupaten dan kota yang terdampak banjir, longsor, dan cuaca ekstrem sejak akhir November 2025. Berbagai bantuan berupa bahan pangan, peralatan kebersihan, perlengkapan bayi, hingga perangkat komunikasi darurat didorong ke lapangan melalui BPBD, TNI/Polri, dan sejumlah lembaga terkait.

Aksi cepat ini dilakukan sebagai langkah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa darurat. Sejak 27 November hingga 6 Desember 2025, ribuan kilogram logistik telah dikirim menggunakan truk, minibus, dan kendaraan khusus ke lokasi-lokasi yang paling membutuhkan. Bantuan tersebut tersebar ke Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Solok, dan daerah lainnya di Sumbar.

Di Kota Padang, distribusi bantuan mulai dilakukan pada 27 November 2025 dengan mengirimkan mie instan, gula, kopi, teh, air mineral, dan biskuit seberat 295 kilogram. Bantuan tambahan berupa selimut BNPB hingga truk berisi beras, starlink, genset, tenda, dan LCR turut digerakkan oleh BPBD, Kodim 0312, serta sejumlah lembaga sosial.

Pada 30 November, DPR RI juga mengirimkan satu truk berisi mie instan, minyak goreng, matras, dan beras. Sementara IKAA Padang menambahkan 570 kilogram logistik berupa beras, mie instan, biskuit, dan air mineral, memperluas dukungan terhadap warga terdampak di berbagai kecamatan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Distribusi bantuan kembali meningkat pada 2–3 Desember. BPBD Kota Padang mengirimkan 3,2 ton beras, minyak goreng, gula, dan mie instan, serta 500 kilogram bantuan tambahan mencakup telur, pakaian, makanan bayi, dan perlengkapan mandi. Bantuan serupa juga disalurkan dari IKAA Koto Anau dan kelurahan, sehingga total pasokan logistik di Padang terus terjaga.

Selain Kota Padang, distribusi besar juga dilakukan untuk Tanah Datar. Pada 30 November, satu truk berisi 2,5 ton logistik dikirim mencakup starlink, genset, kasur lipat, makanan siap saji, minyak goreng, telur, sampai popok lansia. Pengiriman darurat ini menjadi penopang utama bagi warga yang rumahnya terdampak banjir bandang dan longsor.

Kota Pariaman turut menerima beberapa gelombang bantuan sejak 29 November. BPBD dan Kodim 0308 Padang Pariaman mengirimkan starlink, genset, tenda, hingga 1,2 ton bahan pokok seperti mie instan dan telur. Bantuan ini difokuskan ke wilayah pesisir yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Di Kabupaten Pasaman Barat, distribusi logistik dilakukan sejak 3–6 Desember. Total bantuan yang dikirim mencakup beras, minyak goreng, mie instan, perlengkapan mandi, selimut, susu, teh, serta popok bayi dengan berat mencapai lebih dari 1 ton setiap pengiriman. Upaya ini diperkokoh oleh tambahan logistik melalui BPSDM Sumbar dan pengiriman truk bantuan pada tanggal 5 dan 6 Desember.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kabupaten Solok mendapatkan perhatian khusus mengingat tingginya dampak bencana di beberapa nagari. Sejak 28 November, BPBD Kota Solok, Kodim Solok, dan berbagai instansi telah mengirimkan lebih dari 2 ton logistik berupa air mineral, beras, terpal, selimut, matras, hingga paket kebersihan. Distribusi berlanjut hingga 5 Desember, termasuk bantuan 1,4 ton beras, susu, mie instan, makanan siap saji, dan popok lansia.

Pesisir Selatan juga menjadi salah satu daerah prioritas. Bantuan pertama dikirim pada 29 November berupa starlink, genset, tenda, LCR, serta 1,2 ton beras dan mie instan. Pada 1–4 Desember, BPBD Pessel dan Korem 032 menyalurkan lebih dari 7 ton logistik berisi paket sembako, popok bayi, pakaian, kompor gas, hingga paket kebersihan. Bantuan tambahan kembali mengalir pada 6 Desember melalui Biro Adpim Provinsi Sumbar.

Kabupaten Padang Pariaman menerima logistik dalam jumlah signifikan pada 29 November, terdiri dari starlink, genset, LCR, serta 2 ton bahan pokok. Pada 4 Desember, PT Angkasa Pura Indonesia mengirimkan tambahan 1,9 ton logistik, memperkuat suplai untuk warga yang terdampak banjir dan angin kencang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kabupaten Agam tercatat sebagai salah satu daerah dengan distribusi logistik terbanyak. Mulai 29 November hingga 6 Desember, berbagai bantuan mencakup beras, mie instan, minyak goreng, makanan kaleng, selimut, tenda, popok bayi, perlengkapan mandi, hingga LCR didistribusikan melalui truk dan pickup. Bantuan juga termasuk kantong jenazah untuk kebutuhan penanganan korban bencana.

Sementara itu, Kabupaten Pasaman menerima dua gelombang awal bantuan berupa starlink, genset, LCR, tenda, serta mie instan pada 29 November, disusul logistik berisi kasur lipat, minyak goreng, telur, gula, dan popok bayi pada 1 Desember. Bantuan ini membantu warga yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.

Pemerintah Provinsi Sumbar menegaskan bahwa pendistribusian logistik akan terus berjalan hingga seluruh wilayah terdampak dapat kembali stabil. Koordinasi dengan kabupaten/kota dilakukan setiap hari untuk memastikan jenis bantuan yang dikirim sesuai kebutuhan di lapangan.

Dengan intensitas cuaca ekstrem yang belum sepenuhnya mereda, Pemprov mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan BPBD setempat. Pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan logistik hingga masa darurat berakhir, sambil terus mengupayakan pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di seluruh wilayah terdampak di Sumatera Barat. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB