Pessel, Prokabar – Proses perbaikan Jalan Nasional Padang-Painan-Kambang yang sempat mengalami kerusakan parah akibat banjir dan cuaca ekstrem dalam beberapa bulan terakhir, ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pelaksana lapangan proyek perbaikan jalan yang saat ini bekerja di sejumlah titik kritis.
Ruas jalan nasional yang menghubungkan Padang-Painan-Kambang ini diketahui mengalami banyak kerusakan berupa lubang besar, permukaan yang ambles, hingga retakan panjang setelah beberapa kali diterjang banjir dan luapan sungai. Kondisi ini sebelumnya membuat arus lalu lintas terganggu dan membahayakan pengendara, terutama pada malam hari.
Pelaksana lapangan perbaikan jalan, Padang-Painan-Kambang Joni Aprison menyampaikan, progres pekerjaan saat ini sudah memasuki tahap finalisasi pada beberapa segmen.
“Untuk titik-titik yang sebelumnya rusak berat akibat banjir, seperti di kawasan Tarusan, Salido, dan Bayang, kami sudah masuk tahap pengaspalan akhir. Jika cuaca mendukung, seluruh ruas yang terdampak insakAllah tuntas sebelum akhir tahun,” jelasnya.
Menurut Joni, hujan deras yang masih kerap turun menjadi salah satu hambatan. Namun pihaknya menyiapkan sistem percepatan pekerjaan, terutama pada area yang berisiko tinggi kembali terendam.
“Kami bekerja siang malam. Begitu cuaca cerah, lansung dikejar pengaspalan. Tujuannya supaya masyarakat bisa kembali menggunakan jalan nasional ini dengan aman,” tambahnya.
Tidak hanya melakukan tambal sulam, perbaikan tahun ini juga mencakup penanganan struktur jalan yang ambles serta peningkatan drainase untuk mencegah kerusakan berulang, tambahnya.
Pihaknya sudah menurunkan alat berat di beberapa titik untuk memperbaiki pondasi jalan yang rusak oleh genangan air. Drainase yang tersumbat juga dibersihkan agar aliran air hujan dapat mengalir lancar dan tidak merusak badan jalan.
Warga Tarusan, Budiman (49) menyambut positif percepatan perbaikan ini. Banyak pengendara mengaku kini sudah mulai merasa nyaman melalui beberapa seksi jalan yang telah selesai diaspal.
Erwin (37) seorang pengemudi travel jurusan Painan-Padang, mengatakan, beberapa Minggu lalu lubangnya dalam, mobil sering kena bagian bawah. Sekarang sudah jauh lebih baik. Mudahan-mudahan cepat tuntas semua.
Jalan Nasional Padang-Painan-Kambang merupakan jalur vital yang menghubungkan berbagai kecamatan serta menjadi rute distribusi barang dan logistik ke selatan Sumatra Barat. Pemerintah menetapkan jalur ini sebagai prioritas karena aktivitas masyarakat sangat tergantung pada kelancaran arus kendaraan.
Dengan percepatan yang kini terus berlangsung, pelaksana lapangan optimistis semua target dapat dicapai tepat waktu.
“Kami komit, akhir tahun ini jalan sudah tuntas dan bisa digunakan dengan aman oleh masyarakat. Itu target kami,” tegas Joni. (min)
















