Skrining Berjalan Baik, Kasus HIV di Padang Menurun

Penulis -

Jumat, 21 November 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Padang jauh menurun dibanding tahun sebelumnya. Penyebab turunnya kasus karena terus berjalannya skrining bagi mereka berisiko HIV.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr Srikurnia Yati menjelaskan, angka HIV Kota Padang sebenarnya tercatat bagus. Sepanjang 13 tahun belakangan (tahun 2012-2025), angka temuan kasus HIV hanya 1.834 kasus.

Kadiskes menyebut, penemuan kasus baru HIV di dua tahun terakhir jauh menurun. Pada tahun 2024 (rentang waktu Januari – Desember) ditemukan sebanyak 234 kasus. Sedangkan di tahun 2025 ini (Januari – September) menurun menjadi 192 kasus baru saja.

“Jika dibandingkan, tidak terdapat peningkatan penemuan kasus baru HIV di Kota Padang,” bebernya kepada Diskominfo, Jumat (21/11/2025).

Kadis Kesehatan menjelaskan, dari 192 kasus di sepanjang tahun 2025 ini, 87 kasus (45%) di antaranya, pasien berasal dari Kota Padang. Sementara 105 kasus lainnya (55%), merupakan pasien yang berasal dari luar Padang, dalam maupun luar Sumatera Barat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Temuan kasus di tahun ini terdapat di sejumlah tempat fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Padang. Seperti di 16 fasilitas pelayanan kesehatan dengan layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) HIV di Kota Padang. Di antaranya RSUP M Djamil, RS Yos Sudarso, RST Reksodiwiryo, RSUD dr. Rasidin, RS Hermina, RS Unand, RS Naili DBS dan RSI Siti Rumah.

Selain itu di antaranya di tujuh Puskesmas, seperti Puskesmas Seberang Padang, Puskesmas Andalas, Puskesmas Bungus Teluk Kabung, Puskesmas Lubuk Buaya, Puskesmas Ulak Karang, Puskesmas Pauh, Puskesmas Lubuk Begalung dan satu kasus di Klinik Cemara PKBI.

Turunnya penemuan kasus baru HIV di Kota Padang dikarenakan gencarnya pelaksanaan skrining, sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan dan penanggulangan HIV. Pihak Dinkes melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan dan penanggulangan HIV di sekolah, kampus dan juga di masyarakat. Skrining HIV juga digencarkan bagi orang yang berisiko, seperti Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), Pekerja Seks, pasangan Orang Dengan HIV (ODHIV), dan warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kami juga melakukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam bentuk workshop dan pelatihan mengenai HIV ataupun Infeksi Menular Seksual (IMS), termasuk melakukan peningkatan keterlibatan fasilitas pelayanan kesehatan swasta dan sektor terkait, serta memperkuat jejaring internal dan eksternal dalam penanggulangan HIV dan IMS,” ucap Srikurnia Yati.

“Selain itu, penurunan kasus juga dikarenakan di beberapa daerah Kabupaten Kota lain sudah mulai aktif melakukan layanan testing dan pengobatan HIV,” tambah Kadiskes.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Meski begitu, Kadiskes tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Padang untuk dapat melindungi diri sendiri dan keluarga agar tidak terinfeksi penyakit menular HIV/AIDS. Menghindari diri dari perilaku berisiko (seks bebas dan LGBT). Serta tetap setia kepada pasangan.

“Tetap lakukan testing HIV secara gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit.
Bagi yang sudah terinfeksi HIV agar patuh dan teratur mengonsumsi obat dan jangan menularkan kepada orang lain,” imbaunya.

Selain itu, Kadiskes mengimbau kepada keluarga Orang Dengan HIV
(ODHIV) untuk dapat memberikan support kepada pasien agar minum obat secara teratur. Jangan ada stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV.

“Mari kita lindungi bersama generasi muda dari HIV. Jauhi penyakitnya, bukan orangnya,” ajak Kadiskes Kota Padang.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB