Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri, Ubah Sampah Jadi Sembako

Penulis -

Minggu, 17 Agustus 2025 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Berawal dari kegiatan karang taruna yang membantu 26 pemerlu kesejahteraan sosial di masa pandemi Covid-19, Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri (BSU Ampang Saiyo) kini menjelma menjadi motor penggerak pengelolaan sampah di Kota Padang.

Inisiatif ini bermula dari imbauan rutin membersihkan lingkungan, terutama setelah melihat tumpukan sampah plastik sebagai penyebab banjir.

“Dari situlah gagasan mendirikan bank sampah muncul, kemudian berkembang melibatkan RT/RW dan masyarakat luas,” ucap Direktur BSU Ampang Saiyo, Nora Fitirawati, dalam talkshow acara Padang Mamilah Fest di Pelataran Museum Adityawarman, Sabtu, (16/8/2025).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kehadiran BSU Ampang Saiyo semakin nyata melalui partisipasinya dalam Mamilah Fest 2025 di Taman Museum Adityawarman, Sabtu (16/08/2025). Dalam kegiatan yang berlangsung itu, masyarakat diajak untuk menukar sampah terpilah dengan nilai ekonomis yang bisa dikonversi menjadi kebutuhan pokok, termasuk sembako.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Nora menjelaskan pihaknya menyiapkan layanan pembelian sampah dengan harga bervariasi. Beberapa di antaranya, plastik Rp1.000/kg, kertas Rp1.000/kg, daun Rp1.000/kg, minyak jelantah Rp3.000/kg, kaleng Rp1.300/kg, aluminium Rp18.000/kg, besi kropos Rp3.500/kg, kardus Rp1.500/kg, hingga botol PET dan AGB masing-masing Rp4.000/kg. Bahkan, kaca tertentu seperti botol sirup ABC Squash dan Marjan dihargai Rp100 per buah.

“Melalui program ini, masyarakat bukan hanya berkontribusi menjaga lingkungan, tapi juga bisa mendapatkan manfaat nyata berupa sembako dari sampah rumah tangga yang dipilah,” ungkap Nora.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Program bank sampah ini menjadi bagian dari gerakan Padang Memilah, yang mendorong peran aktif masyarakat dalam mengurangi timbunan sampah sekaligus membuka ruang bagi ekonomi sirkular di tingkat lokal.

Dengan langkah ini, sampah yang sebelumnya dianggap beban kini dapat berubah menjadi sumber kebermanfaatan bagi warga. (rls)

Penulis : Rilis

Editor : Nofal Wiska

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB