Pembangunan Asrama Haji Sumbar Kembali Dilanjutkan Dengan Anggaran Rp48 Milyar

Penulis -

Sabtu, 7 Juli 2018 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Pembangunan Asrama Haji Sumatera Barat di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, ditargetkan tuntas di tahun 2018 ini. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Sumbar, Hendri kepada Prokabar.com saat pembukaan MTQ Nasional Tingkat Padang Pariaman ke-46, Jumat Malam (6/7).

Menurutnya, pembangunan tersebut berkat dukungan semua pihak seperti Anggota DPR RI, DPD RI, Gubernur Sumbar serta Bupati Padang Pariaman yang gigih mendorong penganggaran tempat menunaikan Rukun Islam ke Lima tersebut.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Alhamdulillah, berkat dukungan berbagai elemen dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah, pembangunan Asrama Haji yang kita cita-citakan kembali terlaksana. Minggu ini proses pembangunan sudah mulai bekerja dengan anggaran tahun 2018 senilai Rp 48 Milyar,” Kata Hendri.

Dilain kesempatan, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan kembalinya Pembangunan Asrama Haji Sumbar berkat kerjasama dan keinginan seluruh stagholder dan Tokoh Masyarakat.

Mulai dari Anggota Senator dan Legislator asal Sumbar yang berada di Senayan, maupun yang ada di Ranah Minang ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Pembangunan Asrama Haji yang berada di Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman sudah mulai dikerjakan kembali. Sempat terjadi penghentian karena tidak adanya anggarannya. Tahun 2018 ini, Pemerintah Pusat sudah menganggarkan Rp48 Milyar. Tahun 2019 kita upayakan Rp97 Milyar, agar pembangunannya tuntas,” Tutur Ali Mukhni.

Kontribusi Pemkab Padang Pariaman sendiri lanjutnya, Membangun gerbang pintu masuk dan pembebasan lahan dengan anggran Rp20 Milyar. Termasuk akses jalan menuju Man Insan Cendikia di Pakandangan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Dengan banyaknya Pusat Pendidikan Agama Islam Sumatera Barat di Padang Pariaman, jelas secara tidak langsung akan berdampak pesat pula pada peningkatan sumber daya manusia yang ada dilingkungan sekitarnya. Sehingga masyarakat Sumbar, khususnya Padang Pariaman akan semakin Reliqius, Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” Tutup Ali Mukhni. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB