Tingkatkan Keselamatan Angkutan Barang, KAI Divre II Sumbar Bersihkan Jalur Bongkar Klinker di Teluk Bayur

Penulis -

Senin, 3 Maret 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) terus berupaya meningkatkan keselamatan operasional kereta api barang.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah kegiatan pembersihan jalur bongkar (unloading) klinker di Teluk Bayur, Kota Padang. Kegiatan ini berlangsung mulai 25 Februari hingga 1 Maret 2025.

Kahumas KAI Divre II Sumbar, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa pembersihan ini bertujuan untuk menghilangkan ceceran material klinker di jalur bongkar guna menjaga kelancaran serta keselamatan operasional kereta api barang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

”Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, kami terlebih dahulu melakukan joint inspection bersama unit-unit terkait, seperti Angkutan Barang, Prasarana, Sarana, Operasional, SDM, dan Pengamanan. Inspeksi ini bertujuan memastikan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pembersihan di lapangan,” kata As’ad.

Dalam kegiatan ini, berbagai alat digunakan untuk mempermudah proses pembersihan, antara lain jack hammer drill untuk memecah material yang mengeras, cangkul, serta peralatan pendukung lainnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengutamakan kelancaran proses bongkar klinker serta memastikan keamanan perjalanan kereta api dan personel yang terlibat.

Klinker merupakan bahan setengah jadi dalam pembuatan semen dan menjadi salah satu komoditas utama yang diangkut oleh KAI Divre II Sumbar, selain semen.

Sepanjang Januari hingga Februari 2025, KAI Divre II Sumbar telah mengoperasikan 444 perjalanan KA barang, dengan rincian 268 perjalanan KA bermuatan klinker dan 176 perjalanan KA bermuatan semen.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dalam periode tersebut, volume angkutan barang yang telah diangkut mencapai 276.870 ton, terdiri dari 160.800 ton klinker dan 116.070 ton semen.

Saat ini, layanan angkutan barang KAI Divre II Sumbar melayani rute Indarung – Bukit Putus, lalu diteruskan untuk proses bongkar (unloading) di Teluk Bayur.

”Kami berharap angkutan KA barang ini dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional melalui layanan transportasi logistik yang andal, efisien, dan berkelanjutan,” tutup As’ad. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB