Pasaman, Prokabar – Pelaksanaan Pemilu tinggal menghitung hari. Sebagai pengawas Pemilu, Bawaslu tentunya tidak boleh diam. Harus punya rasa memiliki dan percaya diri dalam melakukan pengawasan. Sebab puncak pengawasan nantinya akan ada di TPS, mulai dari pemungutan suara dan perhitungan suara.
Dalam menyongsong pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman yang berdaulat, bersih, jujur dan terintegrasi, Bawaslu Pasaman gelar rapat Kordinasi Penanganan Pelanggaran pada tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara.
Hadir saat kegiatan Kordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Zaini Afandi, Panwascam kecamatan, Korsek kecamatan, Sekretaris kecamatan.
“Saya berharap kawan-kawan pengawas harus jeli dalam bekerja, sebab ujung tombak dari jalannya demokrasi ada di TPS, untuk pengawasan harus benar-benar percaya diri, membangun percaya diri itu tentunya dengan ilmu. Saya berharap kepada peserta memahami dengan materi yang diberikan oleh narasumber kita nantinya,” harap Zaini.
Ia juga menegaskan, Pengawas di kecamatan harus benar-benar memastikan bahwa tidak ada kesalahan ataupun pelanggaran yang terjadi saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara hingga penghitungan suara.
“Selamat bekerja kawan-kawan mudah-mudahan pemilukada kita yang akan dihelat pada 27 November 2024 besok berjalan aman, lancar dan damai tanpa ada kendala dan masalah,” tutur Zaini.
Zaini juga berharap sekaligus menghimbau kepada masyarakat Pasaman agar datang ke TPS masing-masing untuk melaksanakan pencoblosan. Sebab hak suara yang telah diberikan sangat berarti untuk menentu pemimpin Pasaman. (Ola)
















