Alex Indra Lukman : Petani Inovatif Sumbar Lahirkan Inovasi “Basawah Pokok Murah”

Penulis -

Jumat, 6 Desember 2024 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Petani inovatif Sumatera Barat, lahirkan inovasi bertanam padi yang dinamakan “Basawah Pokok Murah” atau dalam bahasa Indonesia, “Bertanam Padi dengan Modal Murah.”

Inovasi pertanian ini dilakukan tanpa melakukan pengolahan lahan melalui alat mekanisasi pertenian tepat guna serta menggunakan pupuk kimia dan pestisida dalam jumlah sangat terbatas.

“Basawah Pokok Murah ini merupakan temuan petani inovator Sumatera Barat, Ir Djoni. Ide utamanya adalah, bagaimana pengeluaran petani dalam bercocok tanam jadi seminimal mungkin,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (6/12).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Upaya meminimalisir biaya petani dalam melakukan proses produksi, terang Alex, dilakukan dengan metode pertanian organik.

“Prinsip utama ‘Basawah Pokok Murah’ ini, apa yang ada di sawah kembalikan ke sawah,” terang Alex seputar konsep bertanam padi yang dikembangkan Ir Djoni.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Inovasi ini telah terbukti bisa jadi solusi terhadap problematika petani dalam menanam, merawat dan memanen,” tambah politisi PDI Perjuangan itu.

Atas keberhasilan metode ‘Basawah Pokok Murah’ ini di sejumlah kelompok tani di Sumatera Barat, Alex menantang Kementrian Pertanian RI untuk memperkuat hasil inovasi penyuluh pertanian Sumatera Barat ini melalui riset-riset.

“Pekerjaan rumah (PR) dari inovasi ala Ir Djoni ini, belum bisa menggaransi terjadinya peningkatan hasil panen,” terang Alex.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Tapi, untuk hasil produksi sama dengan tahun-tahun sebelumnya, jika menggunakan metode ini sudah digaransi,” tegasnya.

Selain itu, Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat ini meminta Kementrian Pertanian, untuk terus melakukan penguatan-penguatan keilmuan dan teknologi, pada semua penyuluh pertanian.

“Tanpa kehadiran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani, sulit bagi dunia pertanian kita jadi maju,” nilai dia. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB