Festival Sipak Rago Sumbar, Puluhan Tim Siap Berlaga Di Kuranji

Penulis -

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permainan tradisional sipak rago diharapkan dapat membentuk karakter pemuda milenial. (Ist)

Permainan tradisional sipak rago diharapkan dapat membentuk karakter pemuda milenial. (Ist)

Padang, Prokabar – Dinas Kebudayaan Sumbar bersama Ikatan Sipak Rago (ISR) Pauh IX, Kota Padang, gelar Festival Sipak Rago se-Sumatera Barat 2024. Ajang ini memperebutkan piala bergilir Anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman di Rimbo Tarok Kuranji Kota Padang selama dua hari, 17-18 Agustus mendatang.

Festival Sipak Rago se-Sumbar ini sedianya bakal dibuka Kadis Kebudayaan Sumbar, Sabtu (17/8).

“Kegiatan ini dalam upaya melestarikan permainan tradisi anak nagari di Kota Padang,” sebut Ketua Panpel Nasrul Mansur didampingi Sekretaris Afrizal, Jumat (9/8/2024).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dikatakan Nasrul, festival ini diikuti sebanyak 35 tim, namun saat ini yang telah mendaftar dari Koto Tangah ada 10 tim, Kuranji 10 tim dan satu tim dari Padang Pariaman .
“Satu tim terdiri dari 7 orang. Sehingga 35 tim tesebut melibatkan sebanyak 245 orang dengan 7 juri,” terangnya.

Kriteria penilaian yakni, simpie rabah poin tiga, singgang poin 3, simpie sungkua poin 2 dan balah banak poin 2. Kemudian, jilek/ tapak silang poin 1. Selanjutnya, untuk setiap bola mati dikurangi tiga poin.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Anggota DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman mengatakan, kegiatan ini bagian dari pembentukan karakter anak nagari melalui kegiatan permainan tradisi anak nagari.

“Dalam pembentukan karakter ini juga bisa melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional, karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal,” ujar Evi Yandri, yang juga Ketua FKAN Pauh IX Kuranji Kota Padang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Evi Yandri berharap kegiatan festival Sipakrago yang digelar anak Nagari Pauh IX, bisa mempercepat pelestarian kembali olahraga rakyat berbentuk permainan tradisional.

Sekretaris DPD Gerindra Sumbar ini menambahkan, permainan tradisional sipak rago sarat dengan makna pendidikan, kearifan lokal, dan kesetiakawanan. Selain itu permainan anak nagari sipakrago ini mempunyai makna tersendiri dalam kehidupan. Sejalan dengan pembentukan karakter kaum milenial. (Adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB