Padang, Prokabar – Dinas Kebudayaan Sumbar bersama Ikatan Sipak Rago (ISR) Pauh IX, Kota Padang, gelar Festival Sipak Rago se-Sumatera Barat 2024. Ajang ini memperebutkan piala bergilir Anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman di Rimbo Tarok Kuranji Kota Padang selama dua hari, 17-18 Agustus mendatang.
Festival Sipak Rago se-Sumbar ini sedianya bakal dibuka Kadis Kebudayaan Sumbar, Sabtu (17/8).
“Kegiatan ini dalam upaya melestarikan permainan tradisi anak nagari di Kota Padang,” sebut Ketua Panpel Nasrul Mansur didampingi Sekretaris Afrizal, Jumat (9/8/2024).
Dikatakan Nasrul, festival ini diikuti sebanyak 35 tim, namun saat ini yang telah mendaftar dari Koto Tangah ada 10 tim, Kuranji 10 tim dan satu tim dari Padang Pariaman .
“Satu tim terdiri dari 7 orang. Sehingga 35 tim tesebut melibatkan sebanyak 245 orang dengan 7 juri,” terangnya.
Kriteria penilaian yakni, simpie rabah poin tiga, singgang poin 3, simpie sungkua poin 2 dan balah banak poin 2. Kemudian, jilek/ tapak silang poin 1. Selanjutnya, untuk setiap bola mati dikurangi tiga poin.
Anggota DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman mengatakan, kegiatan ini bagian dari pembentukan karakter anak nagari melalui kegiatan permainan tradisi anak nagari.
“Dalam pembentukan karakter ini juga bisa melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional, karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal,” ujar Evi Yandri, yang juga Ketua FKAN Pauh IX Kuranji Kota Padang.
Evi Yandri berharap kegiatan festival Sipakrago yang digelar anak Nagari Pauh IX, bisa mempercepat pelestarian kembali olahraga rakyat berbentuk permainan tradisional.
Sekretaris DPD Gerindra Sumbar ini menambahkan, permainan tradisional sipak rago sarat dengan makna pendidikan, kearifan lokal, dan kesetiakawanan. Selain itu permainan anak nagari sipakrago ini mempunyai makna tersendiri dalam kehidupan. Sejalan dengan pembentukan karakter kaum milenial. (Adh)
















