Dapat Dua Jembatan Bailey, Masalah Transportasi Pasca Galodo di Paninjauan Teratasi

Penulis -

Selasa, 18 Juni 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syukuran masyarakat Paninjauan makan bersama di jembatan Bailey Taweh (ist)

Syukuran masyarakat Paninjauan makan bersama di jembatan Bailey Taweh (ist)

Paninjauan, prokabar – Masalah transportasi pasca galodo di terkait ambruknya tiga jembatan vital di Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, akhirnya teratasi.

Paninjauan mendapat dua jembatan portable Bailey dari pemerintah Kabupaten Tanah Datar, bekerjasama dengan TNI dari kesatuan Yon Zipur Ambarawa 4/TK Semarang, yang membuat transportasi yang sempat terputus, kini sudah bisa pulih kembali. Walaupun sifatnya masih jembatan sementara.

Hal ini tentunya disambut baik oleh masyarakat nagari berpenduduk lebih kurang 9000 jiwa tersebut. Sejak Senin (17/6) pagi, dua jembatan bailey itu sudah bisa dipakai. Yaitu Jembatan Taweh di Sungai Talang sepanjang 25 meter, serta jembatan Katiagan dengan panjang yang sama.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Satu lagi Jembatan Berok juga sudah pulih, walaupun bukan Bailey, tapi untuk sementara jembatan rangka besi dari Pemkab Tanah Datar itu sudah bisa menyambung transportasi yang sempat terputus total.

Untuk mensyukuri hal tersebut Pemerintah Nagari menggelar syukuran, Senin malam, sekaligus perpisahan dengan kesatuan TNI Yon Zipur yang selama 10 hari telah bekerja keras memasang jembatan tersebut.

Bahkan sebelumnya, saat hari terakhir pengerjaaan di Taweh, masyarakat menggelar makan bersama di badan jembatan bersama anggota TNI sebagai wujud rasa syukur.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra yang hadir dalam acara syukuran tersebut menyampaikan harapan agar jembatan tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan transportasi masyarakat Paninjauan, sekaligus membantu memulihkan perekonomian masyarakat yang sempat terganggu karena putusnya tiga jembatan yang menjadi sarana penghubung vital di Paninjauan..

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Bupati menjelaskan, jembatan tersebut memang masih bersifat sementara, dengan masa pakai bisa satu tahun, sebelum diupayakan pembangunan jembatan yang permanen. Jembatan permanen itu diperkirakan akan menelan biaya sampai Rp9 miliar per unit.

“Karena itu, mari kita pelihara dan jaga jembatan ini sebaik-baiknya, dan bisa dimanfaatkan sampai jembatan permanen dibangun kembali.”katanya.

Tak lupa bupati berterima kasih kepada pihak TNI yang menjadi ujung tombak dalam pengadaan jembatan Bailey yang bisa menampung beban seberat 25 ton di Jembatan taweh dan delapan ton untuk Jembatan Katiagan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Hadir dalam acara syukuran tersebut Tokoh-tokoh masyarakat Paninjauan, seperti H. Arnis Saleh serta Anggota DPRD Tanah Datar terpilih periode 2024-2029 terpilih Mulyani, Sekjen Ikapabasko Yendri Sudarso,  Ketua Ikatan Perantau Paninjauan Sepakat (IKPAS), dan tokoh-tokoh masyarakat Paninjauan lainnya.

Walinagari Paninjauan, Afrizal S.pd Mpd, juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tanah Datar, TNI Yon Zipur, serta tokoh-tokoh masyarakat Paninjauan yang sudah bahu-membahu mengupayakan terealisasinya jembatan Bailey di Paninjauan.

“Tentunya terima kasih kepada seluruh masyarakat Paninjauan yang sejak bencana galodo terjadi hampir setiap hari melakukan gotong royong untuk memulihkan keadaan pasca bencana. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB