Agam, Prokabar – Kabar gembira datang dari Perantau Salingka Danau Maninjau. Mereka akan menggelar Festival Danau Maninjau, pada Oktober di Jakarta nanti. Kegiatan selain mempromosikan daerah juga menjadi ajang persatuan perantau.
Hal tersebut direncanakan dalam perhelatan halal bi halal Rukun Keluarga Bayua (RKB) di Kalibata, Jakarta, Minggu siang (1/7).
Kegiatan dihadiri tokoh masyarakat seperti Haji Bachtiar Chamsyah, Anggota DPR RI, Muhammad Ikbal, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, serta Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria.
Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria mengapresiasi sekaligus menyambut baik inisiatif pesta budaya anak nagari Salingka Danau Maninjau tersebut. Festival Danau Maninjau yang akan digelar, menjadi ajang promosi sekaligus pengikat tali silahturahmi sesama perantau.
“Ini merupakan upaya kita mewariskan tradisi budaya di Salingka Danau kepada generasi berikutnya. Apalagi ini akan dijadikan momentum mengembalikan kelestarian Danau Maninjau dengan cara menggiring perhatian pemerintah pusat. Pola-pola sinergi seperti ini perlu kita lahirkan terus dengan berbagai terobosan,” kata Trinda.
Lebuh lanjut, Mantan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang juga menyampaikan, Bupati Agam Indra Catri bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 10 nagari Salingka Danau, dan segenap dukungan masyarakat terus berupaya melakukan penanganan pelestarian kembali Danau Maninjau.
“10 indikator penyelamatan Danau Maninjau itu memang belum semua terlaksana, tapi secara bertahap sudah memperlihatkan progres yang menggembirakan. Dengan adanya peranan perantau menggelar Festival Danau Maninjau ini, jelas memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pelestarian Danau Maninjau serta seni budaya anak Salingka Danau,” ungkap Wakil Bupati Agam tersebut.
Menurutnya, program ini dilaksanakan di Jakarta pada bulan Oktober 2018 nanti. “Tujuan utama perantau RKB beserta Nagari Salingka Danau ini adalah, menyuarakan perhatian Pemerintah Pusat terhadap pentingnya penyelamatan Danau Maninjau sehingga kembali menjadi sumber daya alam yang sehat dan bersih,” Tutup Farhan. (rud)
















