Paninjauan, prokabar – SMP Negeri 5 Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, masih dihadapkan dengan berbagai kendala, yang membuat sekolah yang bertempat di Nagari Paninjauan itu kesulitan untuk menjadi sekolah yang unggul.
Kendala utama adalah jumlah peserta didik yang tak kunjung meningkat secara signifikan, karena terhambat berbagi faktor. Saat ini jumlah peserta didik sekolah yang sudah berdiri sejak 15 tahun lalu itu hanya 54 orang.
Selain itu, sarana dan prasarana sekolah pun belum cukup. “Bahkan mobiler sekolah belum pernah diperbaharui atau diganti sejak sekolah berdiri,”Kata Abdul Rahim, SE, ME, Ketua Komite SMP Negeri 5 X koto, dalam acara pembukaan kegiatan Limo Fest 2024 SMP Negeri 5 X Koto, Selasa (5/3) siang.
Karena itu, Abdul Rahim meminta kepada Pemkab Tanah Datar, khususnya Dinas terkait agar bisa memberi solusi untuk permasalahan yang dihadapi oleh SMP Negeri 5 X Koto.
Walau begitu, para pengelola sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, Majelis guru, maupun komite sekolah, tak lantas pasrah dan berpangku tangan menghadapi berbagai masalah di sekolah tersebut.
Salah satunya, menggelar kegiatan bertajuk Limo Fest (LiFe) 2024, yang mana salah satu tujuannya adalah upaya menggali potensi, meraih prestasi, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kuantitas peserta didik di sekolah yang berada di Nagari Paninjauan tersebut.
Hal lain, tentunya untuk mempromosikan sekolah agar bisa menarik minat calon-calon peserta didik dari Sekolah Dasar yang ada di Nagari Paninjauan khususnya.
Tahun lalu, kegiatan Limo Fest yang merupakan ajang kompetisi dan kreatifitas siswa itu, cukup berhasil menarik minat peserta didik untuk bergabung dengan SMPN 5 Koto. “Tahun lalu, kita bisa menerima peserta didik di kelas tujuh sebanyak 20 orang, sebuah peningkatan yang sangat menggembirakan.”kata Kepala sekolah, Edriandril, S.Pd
Rangkaian kegiatan LiFe 2024 SMP 5 X Koto digelar, Senin dan Selasa (4-5 Maret 2024), dengan melibatkan murid-murid, guru-guru beserta wali murid Sekolah Dasar se-Paninjauan.

Hadir dalam pembukaan, Bupati Tanah Datar yang diwakili Staf Ahli Drs Agusril S.Sos, Walinagari Paninjauan, Drs Afrizal, M.Pd, kemudian Mulyani, Caleg terpilih untuk DPRD Tanah Datar periode 2024-2029, serta tokoh-tokoh masyarakat Paninjauan lainnya.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan dalam LiFe 2024 SMPN 5 X Koto adalah lomba Tahfidz, Olimpiade IPA dan Matematika, Jalan sehat, Tari Panen, solo song yang diperuntukan bagi murid SD se Nagari Paninjauan.
Sedangkan lomba pionering pramuka antar SMP. Selain itu juga juga ada fashion show baju kurung basiba yang akan diikuti wali murid dan guru-guru SD.
Ditambahkan Sang kepala sekolah, hal yang paling ditakutkannya terkait minimnya jumlah peserta didik adalah, sekolah ini akan ditutup dan digabungkan dengan sekolah terdekat.”Ini tentunya menjadi kerugian tidak hanya bagi para siswa, tapi juga bagi Nagari Paninjauan pada umumnya.”katanya.
Menyikapi hal ini Staf Ahli Bupati, Agusril berjanji akan mencarikan solusi terkait permasalahan di SMP Negeri 5 X Koto dengan Bupati atau dinas terkait. Baik yang menyangkut prasarana, maupun kuantitas peserta didik.
Namun begitu, Agusril mengaku terkesan dan memberi acungan jempol kepada pihak sekolah yang mampu membuat kegiatan seperti Limo Fest. Penampilan seni dan kreatifitas siswa, layak diacungin jempol. Apalagi dengan tagline sekolah yang sangat menggugah; “Seketek, tageh, boneh”
Semakin terkesan, dengan paparan pihak sekolah terkait prestasi-prestasi yang telah diraih siswa SMPN 5 X koto, terkhusus bidang pionering pramuka, yang mana prestasinya sudah merambah ke level Provinsi. “Jadi bisa saya katakan, ini bukan sekolah biasa-biasa saja, tapi sekolah yang spesial.”katanya.
Sementara Walinagari Paninjauan, Drs. Afrizal, MPd berjanji akan mencarikan solusi agar minat siswa masuk ke SMPN 5 bisa ditingkatkan. Salah satunya akan mengirim surat dan himbauan kepada pihak Sekolah Dasar yang ada di Paninjauan.
“Sudah saatnya kita berfikir lebih bijak, dengan sistem Zonasi sekarang dalam penerimaan murid baru, peluang untuk bersekolah di Kota Padang Panjang, juga menjadi sebuah tanda tanya besar. Mari sekolahkan anak-anak kita di sekolah yang ada di Nagari sendiri, karena secara prestasi sudah mereka tunjukan.” katanya.(*)
















