Semen Padang Serahkan Peralatan Pengolahan Sampah Menjadi Kompos ke Pemprov Sumbar

Penulis -

Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2024, PT Semen Padang menyerahkan bantuan peralatan pengolahan sampah menjadi kompos yakni enam unit solar biodigester, dua unit tong komposter, serta dua unit drop box sampah botol plastik kepada Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumbar.

Penyerahan dilakukan Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang Indrieffouny Indra kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di Istana Gubernur Sumbar, Rabu (7/2/2024).

Penyerahan bantuan turut disaksikan sejumlah pejabat Pemprov Sumbar, di antaranya, Asisten II, Arry Yuswandi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Tasliatul Fuadi, dan Kepala Biro Administrasi dan Pimpinan, Mursalim. Kemudian dari PT Semen Padang, hadir Kepala Unit CSR, Dedi M Sidiq, dan Kepala Unit SHE, Asrining Sari.

Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra mengatakan, bantuan peralatan pengolahan sampah menjadi kompos ini diserahkan sebagai bentuk dukungan PT Semen Padang terhadap persoalan sampah di Kota Padang, dan Sumbar pada umumnya. Bantuan ini diserahkan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2024 yang diperingati setiap 21 Februari.

“Solar biodigester ini merupakan teknologi sederhana dan ramah lingkungan yang digunakan untuk memproses sampah organik seperti sisa makanan untuk menjadi kompos dan menyuburkan tanah. Begitu juga dengan komposter yang dapat digunakan sebagai media untuk proses penguraian materi organik secara alami,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Mudah-mudahan, kata Indrieffouny, bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh Pemprov Sumbar sebagai alat percontohan untuk masyarakat. “Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh Pemprov untuk mengedukasi masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah. Karena, sumber sampah itu berasal dari dapur,” ujarnya.

Indrieffouny juga menyebut bahwa PT Semen Padang, terus berkomitmen dalam membantu pemerintah untuk menanggulangi persoalan sampah. Bahkan, selain menyerahkan bantuan peralatan pengolahan sampah menjadi kompos, PT Semen Padang juga memiliki program Nabuang Sarok berbasis aplikasi.

“Nabuang Sarok ini adalah sebuah wadah yang disediakan oleh Semen Padang untuk membantu pengelolaan sampah. Kami menawarkan sistem penyetoran sampah dengan sistem yang baru, dimana masyarakat dapat menyetorkan sampah dan mendapatkan reward berupa poin yang nantinya dapat ditukarkan dengan hadiah-hadiah menarik,” bebernya.

Bagi PT Semen Padang, sampah yang disetor ke Nabuang Sarok akan dimanfaatkan untuk bahan bakar alternatif pengganti batubara dalam proses produksi semen di pabrik PT Semen Padang. “Aplikasi ini sudah banyak dimanfaatkan masyarakat, termasuk sejumlah instansi, di antaranya Pemko Solok dan juga Kementerian Kelautan dan Perikanan,” katanya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memberikan bantuan peralatan pengelolahan sampah menjadi kompos, begitu juga dengan drop box sampah plastik yang tentunya berdaya ekonomi, karena sampah plastik dan juga botol plastik yang dikumpulkan bisa dijual.

“Kita berterima kasih kepada Pak Dirut Semen Padang, karena biodigester dan komposter ini sangat berguna sekali untuk pengolahan sampah-sampah rumah tangga menjadi kompos, begitu juga dengan drop box yang bisa digunakan untuk menyimpan sampah plastik,” katanya.

Bagi Pemprov Sumbar, bantuan solar biodigester, komposter, dan drop box sampah botol plastik ini, juga bisa menjadi inspirasi dalam mengatasi persoalan sampah. Untuk itu, jika ada masyarakat yang berminat, maka Pemprov Sumbar siap untuk mengupayakannya.

“Kalau ada yang minat kami upayakan melalui Dinas Lingkungan Hidup, termasuk BUMN yang ada di Sumbar ini untuk bisa membantunya melalui dana CSR, supaya peralatan ini dapat berkembang ke tengah-tengah masyarakat, sehingga dengan begitu, jumlah sampah ke TPA juga dapat berkurang,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Sumbar, Tasliatul Fuadi, menambahkan bahwa teknologi pengolahan sampah menjadi kompos yang diserahkan oleh PT Semen Padang ini, merupakan sebuah inovasi yang mungkin saja tidak banyak masyarakat yang mengetahuinya.

Untuk itu, sesuai dengan arahan yang disampaikan Gubernur Sumbar, maka pihaknya akan mencoba mengedukasi bagaimana masyarakat tertarik untuk bisa memanfaatkan teknologi solar biodigester dan komposter ini untuk mengolah sampah domestik rumah tangga menjadi kompos yang bisa dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.

“Begitu juga dengan drop box sampah plastik yang bisa digunakan untuk menyimpan sampah plastik seperti botol plastik. Karena sekarang ini sampah plastik menjadi persoalan. Sebab, pembuangan sampah plastik ke TPA hanya dengan menggunakan metode sanitary landfill, yaitu dibuang dan ditimbun. Metode ini lama-kelamaan membuat area TPA menjadi penuh,” katanya. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB