Evi Yandri Ingatkan Politik Transaksional Jelang Hari Pencoblosan

Penulis -

Minggu, 4 Februari 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Evi Yandri Rajo Budiman ingatkan pemilih untuk mewaspadai politik transaksional jelang hari pencoblosan atau hari pemungutan suara 14 Februari 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan saat temu ramah di sela sela gotong royong warga kubu durian (4/2), kelurahan Pasa Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Evi Yandri menyampaikan, jika potensi politik transaksional (money politic) cukup tinggi, dengan berbagai modus, seperti mengumpulkan kk atau ktp dan memilih sepaket dengan satu pilihan baik calon di Dprd Kota, Provinsi, dan DPR RI.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Informasi yang kami kumpulkan, memang potensi politik transaksional cukup tinggi, dan masyarakat juga mulai tergiur. Ini yang kami ingatkan kepada warga,” sebut Evi Yandri Rajo Budiman.

Sekretaris DPD Gerindra Sumbar ini, juga menyampaikan, RW 2 Pasa Ambacang di jalan tunggang ini merupakan pendulang suara terbanyak bagi dirinya di pemilihan legislatif april 2019 lalu.

Dan dirinya juga tidak melupakan dimana kantong kantong suara dirinya selama ini. Terbukti dengan setiap tahun terus menganggarkan kegiatan pembangunan infrastruktur seperti betonisasi di jalan tunggang RW 02 ini.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Selain warga mendukung sepenuhnya adinda agar kembali terpilih, harapan kami tentu akan ada kelanjutan pembangunan fisik seperti betonisasi hingga seluruh jalan bisa mulus dan dibeton,” sebut nef salah satu warga, yang jawab dengan lugas oleh Evi Yandri Rajo Budiman, bahwa alokasi kelanjutan telah tersedia di 2024, dan akan selalu berlanjut di tahun tahun mendatang.

Di sela-sela pertemuan dengan warga kubu durian, Evi Yandri juga mengingatkan warga, untuk menghindari perpecahan seperti pileg 2019, dimana terdapat dua kubu cebong dan kampret.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Namonyo baralek gadang seperti pileg ini, tentu akan ada galeh nan ratak, piriang nan pacah, kami berharap kita semua menyikapi pileg dan pilpres dengan dewasa, dan menghindarkan perpecahan atau perseteruan seperti 2019 lalu. “Patarang sajo dama awak dak usah di padaman dama urang,” tutup Evi Yandri Rajo Budiman, anggota Komisi Pembangunan DPRD Sumbar ini. (Adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB