Pasaman, Prokabar – Suhu udara di Pasaman akhir-akhir ini lain pula dinginya. Siang hari biasanya panas namun sejuk, kini dinginya minta ampun. Apalagi malam, jangan ditanya.
“Sudahlah pakai selimut tebal, pakai kaos kaki sampai jaket setebal entah, yang dingin masih juga terasa sangat,” kata Riki (32), salah satu warga Lubuk Sikaping, Jumat (29/6).
Untuk masalah ini, masyarakat tak perlu khawatir. Ini yang terjadi. Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang Panjang, Yuda Nugraha menjelaskan, untuk Lubuk Sikaping dan beberapa daerah Sumbar bagian tengah saat ini mengalami penurunan suhu minimun sebesar satu hingga dua derajat dari normalnya.
“Hal ini sebagai akibat dari meningkatnya luas tutupan awan hujan pada siang hingga sore hari. Dimana hal ini berdampak jelas terhalangnya panas dari matahari ke permukaan bumi, diiringi berkurangnya tutupan awan hujan pd malam hari sehingga mampu memantulkan kembali panas dr bumi dan suhu udara dirasa menjadi lebih rendah,” kata Yuda.
Diperkirakan, untuk suhu seperti ini bakal dirasakan hingga pertengahan Juli. Sebab, pola cuaca masih berpotensi terjadinya hujan pada siang hingga sore hari. (Ola)
















