Tanah Datar, Prokabar. Gunung Marapi yang berada di wilayaj kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam naik level, dari level II (Waspada) menjadi level Tiga (siaga).
Penyampaian Badan Energi dan Sumber Daya Mineral RI Badan Geologi, berdasarkan analisi dan evaluasi, penigkatan level ditetapkan mulai tanggal 9 januari pada pukul 18.00 WIB.
Sehubungan dengan tingkat aktivitas Gunung Marapi pada LEVEL III (SIAGA), maka direkomendasikan masyarakat di sekitar Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek).
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai
yang berhulu di puncak Marapi agar selalu mewaspadai potensi/ancaman
bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker
penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
Selain itu, masyarakat agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.
Pemerintah Daerah Kota Bukit Tinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah
Datar, dan Kabupaten Agam diminta agar berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Marapi. (eym)
















