Ini Lima Kategori Penilaian Sipak Rago

Penulis -

Rabu, 15 November 2023 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ketua Sipak Rago Pauh IX, Nasrul Mansoer menyebut, komunitas Sipak Rago di Kota Padang, terutama wasit, telah melakukan penyamaan persepsi dalam penilaian permainan anak nagari sipak rago.

Terdapat lima kategori penilaian, dimana didalamnya juga ada pengurangan nilai, ketika bola menyentuh badan terlebih dahulu, sebelum menyentuh kaki.

“Jika bola menyentuh badan sebelum mengenai kaki, maka ada pengurangan nilai sebanyak tiga poin, sementara untuk penilaian, ada yang diberi nilai tiga, dua, hingga nilai satu. Tergantung tingkat kesulitannya dalam pengembalian bola tersebut,” sebut Nasrul Mansoer, Ketua Sipak Rago Pauh Sambilan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Nasrul menambahkan, untuk pengembalian bola dengan kategori tertinggi yakni tiga poin, adalah untuk pengembalian bola singgang dan simpie rabah.

Sementara untuk pengembalian bola kepada rekan se tim, dengan dua poin, adalah pada pengembalian bola balah banak dan simpie sungku.. dan terakhir, pengembalian bola tapak silang, mendapatkan poin satu.

Sebelumnya, anggota tim Jiluju, firdaus, menyebut, dua tim masing-masing Jiluju dan juga Gang Beton, saling bersaing, dan menjadi dua tim yang berhasil meraih nilai lebih dari 700 di babak final.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Mereka (tim gang beton) berhasil lebih unggul di pengembalian bola singgang,” sebut Kalek panggilan akrabnya.

Tim Gang Beton berhasil menjadi kampiun, dengan jumlah nilai 725, serta membawa pulang hadiah sebesar 12,5 juta rupiah. Sementara tim jiluju yang menjadi juara tahun lalu, menjadi juara kedua dengan 723 poin, dan mendapatkan hadiah sebesar 10 juta rupiah, dan secara simbolis diserahkan langsung oleh Evi Yandri Rajo Budiman, anggota DPRD Sumbar, yang menfasilitasi kegiatan melalui pokok pokok pikiran anggota dewan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Juara tiga, diraih Baringin Tabek dari kelok balimbiang, dan berhasil membawa pulang hadiah sebesar 7,5 juta rupiah.

Kegiatan iven sipak rago ini, menjadi kegiatan permainan anak nagari kedua secara berturut turut yang dihelat dinas kebudayaan provinsi sumatera barat, bekerjasama dengan anggota DPRD Provinsi Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, melalui Pokok Pokok Pikirannya. (Adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB