Syarikat Islam Sumatera Barat Mambangkik Batang Tarandam

Penulis -

Rabu, 8 November 2023 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Menggerakkan dakwah dan membangkitkan ekonomi umat. Langkah tersebut menjadi impian bagi tokoh-tokoh pendiri bangsa, khususnya saat mendirikan Sarekat Dagang Islam yang kemudian menjadi Sarekat Islam.

“Impiannya mengembangkan ekonomi umat. Ketika didirikan, cita-citanya memperjuangkan pedagang pribumi bisa sejajar dengan pedagang asing saat itu. Kini hal tersebut tetap menjadi komitmen, dakwah dan ekonomi,” kata Ketua DPW Syarikat Islam Provinsi Sumatera Barat Kombes Pol (Purn) Mukhlis Mansur S.i.K, di Padang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Mukhlis Mansur menyebutkan, menggerakkan ekonomi umat dalam bentuk usaha sangatlah penting. Kebutuhan hidup yang semakin tinggi, lapangan pekerjaan yang semakin sempit, perlu disikapi dengan langkah-langkah stragis, jika tidak, maka perekonomian anak bangsa tetap akan terpuruk.

“Langkah untuk mensejahterakan masyarakat tentu dengan pendidikan dan menggerakkan ekonomi, upaya tersebut akan menjadi target utama bagi Sarekat Islam Sumatera Barat,” kata Mukhlis Mansur disela-sela persiapan pelantikan DPW Syarikat Islam Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tokoh asal Padangpariaman ini menyebutkan pula, dalam sejarahnya, Sarekat Islam yang pada mulanya bernama Sarekat Dagang Islam, didirikan Samanhudi, kemudian diketuai Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto atau HOS Tjokroaminoto. Tokoh-tokoh bangsa kemudian lahir dari sini.

Sejak kelahiran Sarekat Islam, aktivis dan tokoh-tokoh asal Minangkabau banyak berkiprah di organisasi ini, diantaranya M. Natsir, Agus Salim, Tan Malaka, Buya Hamka, Abdul Muis. Ikut berjuang bersama Syarikat Islam.

Berdirinya Syarikat Islam di Surakarta menjalar ke berbagai daerah. Termasuk ke Sumbar, namun di Ranah Minang, organisasi ini vakum sejak 1973.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kini kita kembali menghadirkannya dengan harapan bisa memberikan sesuatu untuk bangsa melalui Sumatera Barat,” kata Mukhlis Mansur sembari menyebutkan, jika tak ada halangan, kepengurusan Syarikat Islam Provinsi Sumatera Barat dilantik Senin, 13 November 2023 oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Syarikat Islam Hamdan Zoelva, dilanjutkan dengan Dialog Budaya. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB