Baru Diperbaiki Mampet Lagi, Warga Minta Pemkab Pasaman Tinjau Gorong-gorong di Jl. M. Yamin Lubuk Sikaping

Penulis -

Senin, 15 Mei 2023 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genangan air dari gorong-gorong melimpah ke badan Jalan M. Yamin, Lubuk Sikaping. Gorong-gorong ini belum lama diperbaiki, namun mampet lagi. (ist)

Genangan air dari gorong-gorong melimpah ke badan Jalan M. Yamin, Lubuk Sikaping. Gorong-gorong ini belum lama diperbaiki, namun mampet lagi. (ist)

Pasaman, Prokabar – Hasil kerja rekanan dalam perbaikan irigasi atau gorong-gorong di pertigaan Jalan M. Yamin dengan Jalan Imam Bonjol, Nagari Pauh Kecamatan Lubuk Sikaping, dipertanyakan warga. Pasalnya, perbaikan yang ditenggarai karena saluran gorong-gorong sering melimpah, diduga tidak membuahkan hasil maksimal.

Pantauan Prokabar, proyek pengerjaan saluran gorong-gorong ini dikerjakan sekitar akhir tahun 2022 nan lampau. Dibongkar habis gorong-gorong yang ada di pertigaan jalan tersebut oleh rekanan. Kemudian, dibuang limbah serta sampah yang menjadi momok gorong-gorong ini tersumbat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Belum lama proyek ini selesai, dua bulan belakang, saat Lubuk Sikaping sekitarnya dilanda musim hujan, air tampak kembali meluap ke jalan. Ini dipertanyakan warga. Bahkan, tidak hujan pun meluap. seperti saat sekarang.

“Baru beberapa bulan setelah diperbaiki rusak lagi. Parah. Ada benar pekerjaan yang dilakukan rekanan itu? Di titik yang sama pula air meluap lagi,” kata Andi, salah seorang warga setempat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Tidak itu saja, Lala Nasution, warga lainnya mengungkapkan, kondisi ini cukup membuat pengguna jalan kelabakan. Ditambah, titik meluapnya air ini berdekatan dengan rumah pertokoan (Ruko) dan pedagang lainnya.

“Entah yang salah masyarakat yang tidak tertib membuang sampah atau memang kontruksi gorong-gorong tidak tepat,” kata Lala.

Berbeda dengan Rendi, warga lainnya, menilai proyek gorong-gorong ini seolah dipaksakan karena mepet dengan akhir tahun. Bahkan tidak sedikit pula warga yang mempertanyakan, material dalam pengecoran gorong-gorong yang dipakai oleh rekanan apakah sudah dibuang atau dibiarkan begitu saja di dalam gorong-gorong. Mengingat proyek ini mepet di akhir tahun pengerjaannya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Silau la pak jabat, hasil kerja rekanan itu. Warga yang salah membuang sampah sembarangan atau hasil kerja rekanan dalam mengerjakan protek itu yang tidak maksimal. Atau ada masalah lain,” harap Rendi (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB