Sungai Batang, Prokabar – “Puji syukur kepada Allah sub’hanallahuwata’ala yang telah memberkahi dengan rahmat dan hidayah-NYA kepada kita. Berbagai rezki dan kebahagiaan yang telah dilimpahkan kepada kita di Kampung Kelahiran Buya Hamka ini,” ungkap Tokoh Masyarakat Sungai Batang, Angku Datuak Majolelo didampingi Walijorong Batung Panjang, F. Datuak Mangkuto Nan Basa dan Walinagari Sungai Batang, A. Datuk Bandaro Kayo, saat mengucapkan kata sambutan syukuran, Selasa (21/3) kemaren.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman SDN 31 Batung Panjang tersebut ramai dihadiri seluruh tokoh masyarakat setempat, Wakil Ketua DPRD Agam, Irfan Amran, Kapolsek Tanjung Raya, Camat Tanjung Raya, Babinsa Koramil 05, beserta Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Agam yang dipimpin Asisten I Sekdakab, Andrinaldi.
“Terimakasih kepada pemerintah daerah, yang telah membantu pengairan air bersih kami, sehingga layak dan lancar menghidupi kami,” lanjutnya.
Meski demikian lanjut Angku Datuak Majolelo, mamancuang indak sakali putuih. Pembangunan yang telah kami dapatkan masih belum tuntas. “Masih banyak sarana dan prasarana yang hendaknya harus dipenuhi untuk menunjang keberadaan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka ini,” terangnya.
Bagaimana caranya kami mengembangkan dan memanfaatkan Desa Wisata Kampung Kelahiran Buya Hamka ini, sementara akses jalan masih terjal, curam dan sempit. Lahan parkir yang sangat tidak memadai, serta taman bermain untuk pengunjung tidak ada?
Sementara itu, Irfan Amran turut bangga dan bahagia dengan terselenggaranya kegiatan tersebut. Sebagai Tokoh Masyarakat Sungai Batang sekaligus Anggota Legislatif Kabupaten Agam, sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam.
Pembangunan di Nagari Sungai Batang, umumnya di Kecamatan Tanjung Raya cukup banyak. Hal ini bentuk keseriusan dan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Agam kepada masyarakatnya.
Kepedulian ini patut kita syukuri. Meski demikian, rasa syukur ini tentu terus berlanjut dengan skala pembangunan yang jelas masih banyak pembenahan dan perbaikan. Masih banyak sarana dan prasarana yang harus terus dilanjutkan.
“Kami sangat berharap kelanjutan pembangunan terus dilaksanakan. Agar potensi yang sangat memberi dampak Kabupaten Agam secara luas ini dapat termanfaatkan secara maksimal,” tambah Irfan Amran.
Andrinaldi Asisten I bidang Administrasi Pemerintahan, mewakili Bupati Agam mengatakan, pembangunan air bersih di Jorong Batung Panjang sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dengan segala potensi yang dimiliki.
“Namun yang terpenting adalah, memelihara dari pembangunan yang dibuat. Membangun dengan anggaran negara tidak ada biaya pemeliharaan, nah inilah peran penting mssyarakat. Memelihara dan menjaga pembangunan yang telah kita bangun,” ajaknya.
“Memelihara, mengembangkan, mengelola Desa Wisata Nagari Sungai Batang dengan melestarikan lingkungan sekitar kita. Dan ketika ada pembangunan akses jalan menuju museum nanti, jangan pula minta biaya pembebasan lahan. Ayo kita dukung bersama-sama segala pembangunan nantinya,” tutupnya. (rud)
















