Pariaman, Prokabar – Walikota Pariaman Didapuk oleh UNDP Indonesia untuk bicara pada tanggal 8 February 2023 di ESCAP Conference Room 3, Bangkok, Thailand. Rencananya, Genius Umar akan memaparkan kesenjangan digital gender di hadapan ribuan peserta.
Genius Umar akan Memaparkan dua inovasi Aplikasi tentang gender, yaitu Aplikasi Sartika yang merupakan aplikasi layanan aduan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terhubung dengan UPTD PPA Kota Pariaman.
Kemudian juga ada Aplikasi Siti Payung (Sehat Terintegrasi Perempuan Anak Terlindungi). Aplikasi ini memuat data Perempuan di Kota Pariaman, mulai dari pendidikan, golongan darah, penyakit rentan perempuan seperti kanker serviks dan kanker payudara serta layanan kesehatan yang diterima.
Data itu terintegrasi di puskesmas dan rumah sakit. Data tersebut juga dapat diakses untuk mengetahui tentang ibu menyusui, ibu melahirkan, pasangan usia subur, perempuan kepala keluarga, vaksin calon pengantin, akseptor KB, berat lahir bayi dan perempuan penerima bantuan sosial, permodalan perempuan kepala keluarga, kartu prakerja dan layanan di PPT Bunga Matahari RS Sadikin
Aplikasi ini dimaksudkan untuk memetakan kondisi kerentanan dan pemberdayaan perempuan di Kota Pariaman sehingga memudahkan pemerintah kota dan OPD terkait dalam menutuskan sebuah kebijakan yang berfihak dan peduli terhadap perempuan.
Sslain itu juga untuk strategi atau program apa yang akan diluncurkan sehingga penggunaan DIPA dan RKA pada APBD Bisa efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan warga kota.
Menariknya, aplikasi ini terintegrasi antar OPD seperti dinas Pendidikan, P3A KB, Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Perindag.
Lebih lanjut Genius juga menjelaskan beberapa kebijakan atau terobosan yang dilakukan di Pariaman seperti program si nina rancak yakni sistem nikah terencana , kurangkan angka perceraian amankan keluarga , kota genius , generasi aman ibu sejahtera
Pariaman juga memiliki perda ketahanan keluarga dan perwako uptd ppa dan juga layanan inklusi PPT Bunga Matahari , kerjasama pendampingan oleh UNDP
Pada Masa Covid pun Kesetabilan Ekonomi Pariaman tetap terjaga , tidak hanya bantuan pemerintah saat itu yang diberikan tetapi ada 8000 warga pariaman yang ikut pelatihan secara online melalui kartu pra kerja untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan baik pengembangan produk ataupun pemasaran umkm sehingga ekonomi kecil tetap menggeliat , inilah salah satu kolaborasi pemerintah pusat dan pemko pariaman sehingga pariaman selamat dari angka kemiskinan ekstrem
Bahkan saat pendemi Covid Genius mampu membuka jalan lebih dari 40 km sebanyak 16 ruas bersama masyarakat dengan cara gotong royong , non budgeter baik apbn ataupun abpd , semua ini dilakukan dengan mengkombinasikan potensi rantau dab ranah di pariaman sehingga dengan terbukanya infrastruktur baru akhirnya membuka sumber ekonomi baru di kota pariaman
Urusan Pendidikan dan Kesehatan sudah berjalan baik karena ini prioritas janji genius kepada warga pariaman , 99,8 Coverage Insurance , Gratis Sekolah Sampai SMA dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SAGA SAJA). (rls)
















