Agam, Prokabar – Ketahanan pangan dan gizi sepanjang waktu akan selalu menjadi isu nasional. Berbicara ketahanan pangan, tentu saja kita tidak bisa terlepas dari pertanian. Begitu juga dengan Gizi, tidak bisa juga dipisahkan dari tingkat pemenuhan nutrisi anak-anak, yang akan menunjang pertumbuhan otak dan tulang mereka.
Kekurangan nutrisi bisa menjadi salah satu penyebab dari fenomena stunting, per hari ini, stunting pada anak-anak masih di angka 21 persen, masih diatas standard maksimal yang ditetapkan WHO yaitu 20 persen.
Kabupaten Agam, mungkin boleh bangga, karena di salah satu Nagarinya yaitu Nagari Lasi sudah ada gerakan SD minum susu (gratis) bahkan sudah berjalan lebih dari 1,5 tahun. Dan mulai tanggal 1 Februari 2023, alhamdulillah SD minum susu ini sudah meluas ke Nagari Canduang Koto Laweh.
Gerakan SD minum susu ini dilakukan setiap hari, khusus anak-anak kelas satu, dari Senin sampai Jumat, supaya anak-anak terbiasa minum susu dan juga memberikan dampak yang berkelanjutan bagi pertumbuhan anak. Harapannya setelah kelas dua, dan seterusnya bisa dilakukan secara mandiri.
Mudah-mudahan dengan program SD Minum Susunya KejuLasi yang didukung penuh oleh Wali Nagari, Guru, komite sekolah dan para orang tua, akan melahirkan generasi yang lebih optimal pertumbuhan otak dan tulangnya, yaitu generasi yang sehat, kuat dan cerdas, Aamiin. (*)
















