Sungaibatang, Prokabar.com – Tokoh Ninik Mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai Nagari Sungai Batang, di Jorong Labuah meningkatkan aktivitas pendidikan surau pada anak didik. Memanfaatkan masa libur sekolah dengan meningkatkan pendidikan non formal untuk peralihan ketergantungan anak pada android.
El Bama Datuak Pamuncak, Walijorong sekaligus ninik mamak Labuah mengatakan, kuatnya pengaruh buruk android dengan beragam media sosialnya merusak mental dan pola pikir anak saat ini. Pengaruh buruk itu sudah hampir sebagian besar merusak remaja dan orang dewasa.
Agar pengaruh buruk itu terbentengi, sejumlah tokoh ninik mamak, alim ulama dan cadiak pandai di Jorong Labuah sepakat, menggerakkan kembali pendidikan surau. Dan telah berlangsung setahun ini, menggunakan pola lama dengan adaptasi pembelajaran metode kekinian.
“Hafiz menjadi perioritas agar calon Imam Masjid dapat dikader sejak dini,” ungkapnya.
Gerakan ini mendapat dukungan penuh dari perantau dan sejumlah penggiat dan pemerhati kebudayaan. Sehingga menambah motivasi dan gerakan panitia pelaksana menjalankan kegiatan tersebut.
El Bama menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kepada jorong dan nagari tetangga.
“Penyelamatan anak-anak dari android dan media sosial, harus segera dilakukan. Terutama melalui kegiatan pembinaan dan pendidikan non formal dari tokoh masyarakat,” tutupnya. (rud)
















