
Padang, prokabar – Piala Dunia 2010 adalah edisi ke-19 sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1930 di Uruguay. Piala Dunia ini merupakan yang pertama kali diadakan di Benua Afrika, yakni di Afrika Selatan.
Afrika Selatan dipilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010 sebagai bagian dari kebijakan rotasi jangka pendek yang ditinggalkan pada 2007 untuk mengadakan turnamen ini di semua konfederasi sepak bola.
Pada saat itu ada lima negara Afrika mengajukan tawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010: Mesir, Maroko, Afrika Selatan dan tawaran bersama dari Libya dan Tunisia.
Menyusul keputusan Komite Eksekutif FIFA untuk tidak mengizinkan turnamen yang diselenggarakan bersama, Tunisia menarik diri dari proses pengajuan tuan rumah.
Panitia juga memutuskan untuk tidak mempertimbangkan pengajuan Libya karena tidak lagi memenuhi semua ketentuan yang ditetapkan dalam Daftar Persyaratan resmi.
Presiden FIFA kala itu, Sepp Blatter, mengumumkan pada konferensi media pada tanggal 15 Mei 2004 di Zürich bahwa putaran pertama pemungutan suara, Afrika Selatan mendapat 14 suara, Maroko mendapat 10 suara, sementara Mesir 0 suara.
Piala Dunia 2010 menjadi ajang pembuktian bagi timnas Spanyol yang kala itu disebut generasi emas karena diperkuat nama-nama yang sedang dalam puncak performanya seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Carles Puyol, Iker Casillas, dan David Villa.
Bagaimana tidak, Piala Dunia 2010 dimenangkan di antara dua turnamen besar, yakni Piala Eropa 2008 dan Piala Eropa 2012.
Di Piala Dunia kali ini ada 32 negara peserta dari enam konfederasi berbeda.
Dari Eropa ada Denmark, Inggris, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Portugal, Slovakia, Serbia, Slovenia, Spanyol, dan Swiss.
Kemudian ada enam wakil dari Afrika, yakni Afrika Selatan, Aljazair, Kamerun, Ghana, Pantai Gading, dan Nigeria.
Argentina, Brasil, Cile, Paraguay, dan Uruguay mewakili Conmebol sementara Honduras, Meksiko, dan Amerika Serikat mewakili Concacaf.
Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Korea Utara adalah peserta dari Asia, ditambah Selandia Baru sebagai satu-satunya wakil Oseania.
Perjalanan Spanyol di fase grup tidak terlalu mulus, mereka menjadi juara Grup H karena unggul selisih gol dari Cile setelah sama-sama mengoleksi 6 poin dari 3 laga.
Dari babak 16 besar hingga final, La Furia Roja selalu menang dengan skor 1-0, dimulai dari Portugal, Paraguay, Jerman, dan terakhir Belanda.
Menjuarai Piala Dunia 2010 adalah prestasi terbaik timnas Spanyol sejak peringkat keempat di Piala Dunia 1950.
Data Piala Dunia 2010
Tuan Rumah: Afrika Selatan
Juara: Spanyol
Runner-up: Belanda
Peringkat Ketiga: Jerman
Jumlah Pertandingan: 64
Jumlah Gol: 145
Pencetak Gol Terbanyak: 5 gol – Diego Forlan (Uruguay), Thomas Muller (Jerman), Wesley Sneijder (Belanda), David Villa (Spanyol)
Pemain Terbaik: Diego Forlan (Uruguay)
Pemain Muda Terbaik: Thomas Muller (Jerman)
Fair Play Award: Spanyol

10 Fakta Piala Dunia 2010
1. Untuk pertama kalinya, Piala Dunia diselenggarakan di benua Afrika dan Afrika Selatan tepilih menerima kehormatan tersebut. Sayang, timnas Afsel menjadi tuan rumah pertama sepanjang sejarah Piala Dunia yang langsung gugur di fase grup.
2. Vuvuzela mendapat popularitas dunia di Piala Dunia 2010 setelah penggunaannya disahkan di dalam stadion. Tapi menjelang akhir turnamen, alat musik tiup khas Afsel ini mendapat banyak kritikan karena dinilai terlalu bising dan mengganggu komunikasi pemain di lapangan. Selain vuvuzela, Piala Dunia ini juga dikenang karena dua lagu ikonik “Wavin’ Flag” (K’naan) dan “Waka Waka” (Shakira).
3. Spanyol memainkan semifinal dan final pertama Piala Dunia dan menjadi negara kedelapan dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil menjadi juara. Spanyol mampu mereplikasi sistem tiki-taka yang sukses besar di Barcelona.
4. Spanyol menjadi tim juara yang paling sedikit mencetak gol dalam sejarah Piala Dunia, dengan total hanya membikin delapan gol dari tujuh pertandingan. Jumlah ini lebih sedikit dari Inggris (11 gol, 1966) dan Brasil (11 gol, 1994). La Furia Roja meraih kemenangan 1-0 sejak babak 16 besar sampai partai final. Turnamen ini juga menjadi Piala Dunia berformat 32 tim dengan total gol terendah (145).
5. Laga final Belanda vs Spanyol dikenal menghasilkan kartu kuning terbanyak (14), salah satunya kepada Nigel de Jong yang melakukan tendangan ‘kung fu’ ke dada Xabi Alonso. Belanda banyak dikritik lantaran menerapkan taktik negatif. Johan Cruyff, misalnya, menyebut Belanda memainkan anti-football yang memalukan.
6. Belanda berhasil menembus final ketiga dalam sejarah Piala Dunia, namun untuk ketiga kalinya pula mereka harus menjadi pecundang setelah dibekap Spanyol 1-0. Belanda 2010 mengikuti jejak Belanda 1974 (kalah vs Jerman Barat) dan Belanda 1978 (kalah vs Argentina).
7. Italia menjadi juara bertahan yang tersingkir di fase grup. Kampiun Piala Dunia 2006 ini mengulangi catatan buruk mereka sendiri pada 1950, Brasil di 1966, Prancis di 2002, dan terulang lagi oleh Spanyol di 2014.
8. Thomas Muller (Jerman), David Villa (Spanyol), Wesley Sneijder (Belanda), dan Diego Forlan (Uruguay) semua mencetak lima gol di turnamen ini. Muller terpilih menjadi topskor turnamen (FIFA Golden Boot) dengan bantuan tiga assist- nya, sedangkan Forlan menyabet pemain terbaik (FIFA Golden Ball).
9. Dua pertandingan babak 16 besar, yaitu Inggris vs Jerman dan Argentina vs Meksiko, diwarnai kontroversi gol . Satu gol Inggris dari Frank Lampard dianulir kendati bola melewati garis gawang, sedangakan satu gol Argentina disahkan meski sang pencetak gol Carlos Tevez dalam posisi off-side . Dua peristiwa ini mendorong FIFA untuk menerapkan teknologi garis gawang dan video assistant referee (VAR).
10. Gurita bernama Paul menjadi selebriti dadakan di turnamen ini karena mampu memprediksi hasil semua pertandingan Piala Dunia yang dilakoni timnas Jerman secara tepat, Paul mati tiga bulan setelah Piala Dunia 2010 karena faktor usia di akuarim Sea Life Centres, Oberhausen, Jerman.
Nama- Nama Stadion:
Soccer City (Johannesburg)
Ellis Park (Johannesburg)
Cape Town (Cape Town)
Mbombela (Nelspruit)
Moses Mabhida (Durban)
Loftus Versfeld (Pretoria)
Peter Mokaba (Polokwane)
Free State (Bloemfontein)
Nelson Mandela Bay (Port Elizabeth)
Royal Bafokeng (Rustenburg)

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2010
GRUP A
Afrika Selatan 1-1 Meksiko 11 Juni, Soccer City
Uruguay 0-0 Prancis 11 Juni, Cape Town
Afrika Selatan 0-3 Uruguay 16 Juni, Loftus Versfeld
Prancis 0-2 Meksiko 17 Juni, Peter Mokaba
Meksiko 0-1 Uruguay 22 Juni, Royal Bafokeng
Prancis 1-2 Afrika Selatan 22 Juni, Free State
Klasemen
1. Uruguay 3 2 1 0 4-0 7
2. Meksiko 3 1 1 1 3-2 4
3. Afrika Selatan 3 1 1 1 3-5 4
4. Prancis 3 0 1 2 1-4 1
GRUP B
Korea Selatan 2-0 Yunani 12 Juni, Nelson Mandela Bay
Argentina 1-0 Nigeria 12 Juni, Ellis Park
Argentina 4-1 Korea Selatan 17 Juni, Soccer City
Yunani 2-1 Nigeria 17 Juni, Free State
Nigeria 2-2 Korea Selatan 22 Juni, Moses Mabhida
Yunani 0-2 Argentina 22 Juni, Peter Mokaba
Klasemen
1. Argentina 3 3 0 0 7-1 9
2. Korea Selatan 3 1 1 1 5-6 4
3. Yunani 3 1 0 2 2-5 3
4. Nigeria 3 0 1 2 3-5 1
GRUP C
Inggris 1-1 Amerika Serikat 12 Juni, Royal Bafokeng
Aljazair 0-1 Slovenia 13 Juni, Peter Mokaba
Slovenia 2-2 Amerika Serikat 18 Juni, Ellis Park
Inggris 0-0 Aljazair 18 Juni, Cape Town
Slovenia 0-1 Inggris 23 Juni, Nelson Mandela Bay
Amerika Serikat 1-0 Aljazair 23 Juni, Loftus Versfeld
Klasemen
1. Amerika Serikat 3 1 2 0 4-3 5
2. Inggris 3 1 2 0 2-1 5
3. Slovenia 3 1 1 1 3-3 4
4. Aljazair 3 0 1 2 0-2 1
GRUP D
Serbia 0-1 Ghana 13 Juni, Loftus Versfeld
Jerman 4-0 Australia 13 Juni, Moses Mabhida
Jerman 0-1 Serbia 18 Juni, Nelson Mandela Bay
Ghana 1-1 Australia 19 Juni, Royal Bafokeng
Ghana 0-1 Jerman 23 Juni, Soccer City
Australia 2-1 Serbia 23 Juni, Mbombela
Klasemen
1. Jerman 3 2 0 1 5-1 6
2. Ghana 3 1 1 1 2-2 4
3. Australia 3 1 1 1 3-6 4
4. Serbia 3 0 0 2 2-3 3
GRUP E
Belanda 2-0 Denmark 12 Juni, Soccer City
Jepang 1-0 Kamerun 12 Juni, Free State
Belanda 1-0 Jepang 17 Juni, Moses Mabhida
Kamerun 1-2 Denmark 17 Juni, Loftus Versfeld
Denmark 1-3 Jepang 22 Juni, Royal Bafokeng
Kamerun 1-2 Belanda 22 Juni, Cape Town
Klasemen
1. Belanda 3 3 0 0 5-1 9
2. Jepang 3 2 0 1 4-2 6
3. Denmark 3 1 0 2 3-6 3
4. Kamerun 3 0 0 3 2-5 0
GRUP F
Italia 1-1 Paraguay 14 Juni, Cape Town
Selandia Baru 1-1 Slowakia 15 Juni, Royal Bafokeng
Slowakia 0-2 Paraguay 20 Juni, Free State
Italia 1-1 Selandia Baru 20 Juni, Mbombela
Slowakia 3-2 Italia 24 Juni, Ellis Park
Paraguay 0-0 Selandia Baru 24 Juni, Peter Mokaba
Klasemen
1. Paraguay 3 1 2 0 3-1 5
2. Slowakia 3 1 1 1 4-5 4
3. Selandia Baru 3 0 3 0 2-2 3
4. Italia 3 0 2 1 4-5 2
GRUP G
Pantai Gading 0-0 Portugal 15 Juni, Nelson Mandela Bay
Brasil 2-1 Korea Utara 15 Juni, Ellis Park
Brasil 3-1 Pantai Gading 20 Juni, Soccer City
Portugal 7-0 Korea Utara 21 Juni, Cape Town
Portugal 0-0 Brasil 25 Juni, Moses Mabhida
Korea Utara 0-3 Pantai Gading 25 Juni, Mbombela
Klasemen
1. Brasil 3 2 1 0 5-2 7
2. Portugal 3 1 2 0 7-0 5
3. Pantai Gading 3 1 1 1 4-3 4
4. Korea Utara 3 0 0 3 1-13 0
GRUP H
Honduras 0-1 Cile 16 Juni, Mbombela
Spanyol 0-1 Swiss 16 Juni, Moses Mabhida
Cile 1-0 Swiss 21 Juni, Nelson Mandela Bay
Spanyol 2-0 Honduras 21 Juni, Ellis Park
Cile 1-2 Spanyol 25 Juni, Loftus Versfeld
Swiss 0-0 Honduras 25 Juni, Free State
Klasemen
1. Spanyol 3 2 0 1 4-2 6
2. Cile 3 2 0 1 3-2 6
3. Swiss 3 1 1 1 1-1 4
4. Honduras 3 0 1 2 0-3 1

BABAK 16 BESAR
Uruguay 2-1 Korea Selatan 26 Juni, Nelson Mandela Bay
Amerika Serikat 1-2 Ghana (AET) 26 Juni, Royal Bafokeng
Jerman 4-1 Inggris 27 Juni, Free State
Argentina 3-1 Meksiko 27 Juni, Soccer City
Belanda 2-1 Slowakia 28 Juni, Moses Mabhida
Brasil 3-0 Cile 28 Juni, Ellis Park
Paraguay (pen.) 0-0(5-3)Jepang 29 Juni, Loftus Versfeld
Spanyol 1-0 Portugal 29 Juni, Cape Town
BABAK PEREMPAT-FINAL
Belanda 2-1 Brasil 2 Juli, Nelson Mandela Bay
Uruguay(pen.) 1-1(4-2)Ghana 2 Juli, Soccer City
Argentina 0-4 Jerman 3 Juli, Cape Town
Paraguay 0-1 Spanyol 3 Juli, Ellis Park
SEMI-FINAL
Uruguay 2-3 Belanda 6 Juli, Cape Town
Jerman 0-1 Spanyol 7 Juli, Moses Mabhida
PEREBUTAN TEMPAT KETIGA
Uruguay 2-3 Jerman 10 Juli, Nelson Mandela Bay
FINAL
Belanda 0-1 Spanyol (AET) 11 Juli, Soccer City.(*)
















