1.122 Ekor Ternak di Tanah Datar Terjangkit PMK

Penulis -

Rabu, 9 November 2022 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Dari sebanyak 1.122 ekor hewan ternak yang tepapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Tanah Datar, 1.082 ternak diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan, 23 ekor dipotong bersyarat, satu ekor mati, dan 16 ekor lagi dinyatakan belum sembuh.

“Data kasus PMK sampai 7 November 2022 ada 1.122 ekor hewan sakit dan 1.082 ekor sembuh, 23 ekor potong bersyarat dan 1 ekor mati dan masih ada 16 ekor sisa kasus yang belum dinyatakan sembuh,” sebut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar Sri Mulyani, saat menyampaikan laporan pada rapat Satuan Tugas (Satgas) PMK Tanah Datar, Selasa (8/11), di aula eksekutif kantor Bupati Pagaruyung.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Adapun strategi pengendalian PMK tambahnya, dapat dilakukan pengawasan lalu lintas ternak, vaksinasi dan pengobatan, biosecurity dan desinfeksi, surveilans serta dengan komunikasi, Informasi dan edukasi.

“Karena itulah dengan populasi sapi dan kerbau ada sekitar 42.332 ekor, vaksinasi dengan target 45% realisasinya baru 1.502 ekor. Untuk mencapai target perlu dilakukan vaksinasi sebanyak 932 ekor per hari, ini tantangan kita ke depan dan tentunya butuh dukungan semua pihak,” sampainya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menurutnya, untuk mendukung pelaksanaan vaksin, dinas Pertanian memiliki 30 Dokter Hewan dan Paramedik Veteriner yang bisa diterjunkan langsung ke lapangan.

“Dari total 30 dokter hewan dan paramedik veteriner itu, bisa dijadikan 15 tim bersama Satgas Penanganan PMK dari Kabupaten Tanah Datar untuk percepatan capaian vaksin ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Richi Aprian saat memberi arahan mengatakan, meskipun kasus PMK pada ternak sudah relatif melandai, namun ia tetap meminta dinas terkait ataupun masyarakat tidak lengah.

“Meskipun relatif melandai, namun juga terjadi sebaran baru PMK. Tentunya hal ini menjadi komitmen kita bersama untuk mengatasinya,” kata Richi. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB