Profil Tim Grup A Piala Dunia 2022: Belanda, Spesialis Runner-up

Penulis -

Senin, 26 September 2022 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, prokabar – Belanda adalah tim yang tidak bersahabat dengan Piala Dunia. Walau selalu dianggap sebagai salah satu tim bertabur bintang, Belanda ternyata tidak memiliki prestasi berarti di Piala Dunia.

Sejak pertama kali berpartisipasi di Piala Dunia 1974, Belanda belum pernah merasakan juara dunia. Prestasi terbaiknya hanya finalis tahun 1974, 1978, dan 2010.

Namun skuad Louis van Gaal bertekad untuk berbicara banyak pada perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Belanda salah satu tim terkuat Eropa dan kini merupakan tim peringkat 10 FIFA. Tidak jarang pula De Oranje menelurkan pemain kelas dunia yang tampil di tim-tim elite Eropa.

Namun sayangnya Belanda acap kali kesulitan menunjukkan taringnya di perhelatan sepak bola terbesar di dunia.

Julukan spesialis runner-up bahkan kini melekat di Belanda, karena tiga kali ke final, tiga kali pula mereka gagal juara.

Mereka dua kali melaju ke final secara berturut-turut pada Piala Dunia 1974 dan 1978, namun mereka takluk dari Jerman Barat dan Argentina di dua edisi tersebut.

Setelah sempat mengalami naik turun, De Oranje akhirnya kembali ke partai puncak PIala Dunia 2010, namun mereka kembali gigit jari setelah ditekuk Spanyol yang tengah berada dalam periode emas.

Kini, Belanda siap unjuk gigi di Qatar setelah tampil memukau sepanjang babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Virgil van Dijk dan kawan-kawan bersiap menebus kegagalan mereka mentas di Rusia empat tahun lalu.

Perjalanan di Piala Dunia 2022

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Belanda memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar yang akan dimulai November ini setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup G zona Eropa.

Belanda bisa dikatakan berada di grup mudah. Mereka tergabung dengan Turki, Norwegia, Montenegro, Latvia, dan Gibraltar.

Skuad Louis van Gaal sempat membuat pendukung mereka deg-degan saat memulai kampanye kualifikasi dengan kekalahan telak 2-4 dari Turki.

Namun mereka langsung merespons dengan membungkam Latvia dan Gibraltar di dua partai berikutnya, serta membukukan total sembilan gol.

Hasil lawan Turki rupanya menjadi kekalahan pertama dan terakhir yang dialami De Oranje di kualifikasi. Dari total sepuluh pertandingan yang dijalani, Belanda meraup tujuh kemenangan dan dua kali seri.

Dua tim yang berhasil menahan imbang Belanda adalah Norwegia (1-1) dan Montenegro (2-2). Selain hasil yang mengesankan, catatan gol mereka pun sangat meyakinkan, 33 gol berbanding hanya delapan kali kemasukan.

Melihat penampilan Belanda sepanjang kualifikasi, tak sedikit yang meyakini Belanda akan mampu berbicara banyak pada turnamen empat tahunan akhir tahun ini.

Louis van Gaal, pelatih Timnas Belanda (telegraf)

Pelatih: Louis van Gaal
Louis van Gaal kembali ke pinggir lapangan untuk melatih setelah selama kurang lebih lima tahun menganggur sejak dia meninggalkan Manchester United pada 2016.

Pelatih 70 tahun ini ditunjuk menggantikan Frank de Boer, yang meninggalkan posisinya menyusul hasil mengecewakan di Euro 2020, pada 4 Agustus 2021.

Sejatinya, ini merupakan periode ketiga Van Gaal mengarsiteki Timnas Belanda. Dia pertama kali melatih De Oranje pada 2000 yang hanya bertahan selama satu tahun.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Saat itu ia gagal membawa Belanda ke putaran final Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Ini menjadi pertama kalinya Belanda absen di Piala Dunia sejak 1986.

Lalu ia kembali ke timnas pada 2012. Kali ini dia berhasil membawa Belanda ke putaran final Piala Dunia 2014, namun langkah mereka terhenti di babak semifinal usai kalah dari Argentina melalui adu penalti.

Belanda hanya membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan tuan rumah Brasil 3-0 pada perebutan tempat ketiga.

Pada periode teranyar, Louis van Gaal telah memimpin 13 pertandingan, dan memenangi sembilan laga serta empat kali imbang tanpa kekalahan.

Memphis Depay, kini menjadi andalan Timnas Belanda (AP)

Pemain Bintang: Memphis Depay
Setelah era Arjen Robben, Robin van Persie, dan Wesley Sneijder berakhir, Belanda besar kemungkinan akan mengandalkan Memphis Depay di Piala Dunia 2022.

Dari susunan skuad terkini yang dipanggil Van Gaal, dia merupakan pemain dengan jumlah penampilan terbanyak kedua, di belakang Daley Blind.

Pemain Barcelona ini telah mengoleksi 80 caps dan mengemas 42 gol dalam prosesnya. Sukses Belanda lolos ke Qatar juga tak lepas dari peran penting Depay di lini depan.

Dia membukukan 12 gol dari total 33 yang dilesakkan Belanda pada babak kualifikasi zona Eropa.

Dengan jumlah tersebut, Depay menjadi top skor Grup G, mengungguli Erling Haaland, yang mengepak lima gol untuk Norwegia.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Pengalaman Memphis Depay bermain di klub elite Eropa, termasuk Manchester United dan Lyon, sebelumnya juga diramalkan akan membantu Belanda menundukkan lawan-lawannya di Piala Dunia 2022.

Prestasi Piala Dunia: Runner-Up

Belanda tiga kali mencapai final Piala Dunia, namun tiga kali pula mereka kalah di laga penentuan, yaitu pada 1974, 1978, dan 2010. Belanda takluk dari Jerman Barat, Argentina dan Spanyol pada tiga edisi tersebut. Menjadi runner-up Piala Dunia merupakan pencapaian terbaik bagi Belanda.

Jadwal Timnas Belanda
Senin, 21 November 2022
23.00 WIB: Senegal vs Belanda – Stadion Al Thumama (Doha)

Jumat, 25 November 2022
23.00 WIB: Belanda vs Ekuador – Stadion Internasional Khalifa (Ar-Rayyan)

Selasa, 29 November 2022
22.00 WIB: Belanda vs Qatar – Stadion Al Bayt (Al Khor)

Daftar Skuad Sementara Belanda

Kiper
Jasper Cillessen (Valencia)
Mark Flekken (Freiburg)
Kjell Scherpen (Brighton & Hove Albion)

Belakang
Jurrien Timber (Ajax)
Matthijs de Ligt (Juventus)
Virgil van Dijk (Liverpool)
Nathan Ake (Manchester City)
Stefan de Vrij (Inter Milan)
Hans Hateboer (Atalanta)
Tyrell Malacia (Feyenoord)
Daley Blind (Ajax)
Jordan Teze (PSV)
Denzel Dumfries (Inter Milan)
Bruno Martins Indi (AZ)

Tengah
Guus Til (Feyenoord)
Steven Berghuis (Ajax)
Davy Klaassen (Ajax)
Teun Koopmeiners (Atalanta)
Frenkie de Jong (Barcelona)
Jerdy Schouten (Bologna)

Depan
Steven Bergwijn (Tottenham Hotspur)
Cody Gakpo (PSV)
Memphis Depay (Barcelona)
Noa Lang (Club Brugge)
Wout Weghorst (Burnley)
Vincent Janssen (Monterrey)

Sumber: Dari berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB