Begini Kronologis Perampokan Pedagang Emas di Agam 

Penulis -

Rabu, 21 September 2022 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar – Kasus perampokan yang menggemparkan masyarakat Panta, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Jumat sore (16/9) itu, masih dalam proses penanganan dan penuntasan dari jajaran Polres Agam.

Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian mengungkapkan korban Kamanruzaman (47) bersama adiknya Yuliandri (45) mengalami perampokan saat melakukan perjalanan pulang dari Pasar Lawang menuju Panta Pauah.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikkan sementara, diduga kuat korban perampokan telah diintai sejak berangkat pulang di Pasar Lawang menuju rumahnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sesampai di TKP Bukik Apik jalan lintas Matur – Padang Luar Bukittinggi, mobil avanza warna hitam milik korban dengan nomor polisi BA 1219 TD dipepet bahkan ditabrak sebanyak 2 kali oleh mobil kijang nomor polisi B 1830 YG yang dikemudikan para perampok.

“Karena terdesak dan tidak ada kesempatan menghindar, akhirnya korban memilih berhenti. Di saat itu kawanan perampok langsung menyergap korban, dan memaksa membuka pintu mobil sambil menodongkan senjata seperti pistol,” ungkap Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian saat memberi keterangan kepada Prokabar, Rabu (21/9).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Karena merasa takut lanjutnya, korban membuka pintu mobilnya, dan di saat itu pelaku langsung memukul kepala korban.

Merampas tas korban berisi emas 24 karat seberat 1,2 kg dan uang tunai sebanyak Rp250 juta rupiah.

Di saat itu juga korban Kamaruzaman sempat ditembak di bagian paha sebelah kanannya.

Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara mobil yang dikendarai pelaku saat merampok, diduga mengalami kerusakan hingga terbakar, saat berusaha kabur usai melakukan perampokan di Nagari Panta.

“Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan ciri-ciri berpakaian serba hitam. Berhasil kabur meninggalkan mobil yang ia kendarai memasuki hutan belantara di Sungai Jariang, Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. Hingga kini kami masih melakukan perburuan kepada pelaku perampok tersebut. Kami meminta dukungan dan doa semua pihak, agar pelaku segera tertangkap,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB