Bali, Prokabar – Chair G20 EMPOWER, Yessie D Yosetya pada Ministerial Conference on Women Empowerment (MCWE) G20 2022 memberikan rekomendasi kepada negara anggota G20 untuk melanjutkan komitmen yang telah dibangun pada G20 Italy tahun 2021 lalu dalam tiga poin.
“Tiga poin rekomendasi yang mudah diadopsi disusun untuk memastikan pengukuran KPI dalam mendukung kepemimpinan perempuan,” terangnya, Sabtu (27/8/2022).
Pertama, bersama dengan ILO & OECD, EMPOWER menghasilkan sebuah dasbor untuk mengukur KPI yang telah disepakati akan dirilis setiap tahun.
Kedua, EMPOWER memanfaatkan jaringan advokat dari seluruh negara anggota G20 yang bertujuan untuk memiliki multiplier effect dalam mempercepat kepemimpinan perempuan.
Baca Juga : G20 EMPOWER Dorong Pertumbuhan Ketahanan Digital dan Keterampilan Perempuan
Ketiga, EMPOWER juga menghasilkan Playbook yang menyatukan lebih dari 73 praktik baik dari berbagai perusahaan di 15 negara yang dapat segera diimplementasikan oleh sektor swasta.
“G20 EMPOWER juga memperkuat isu-isu prioritas dengan menangani pekerja perempuan sebagai basis pemulihan ekonomi,” terangnya.
Dalam hal ini, EMPOWER juga menghasilkan rekomendasi yang dapat diambil oleh sektor swasta untuk mendukung keterlibatan perempuan dalam Usaha Kecil dan Menengah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















