Keren. Program Satu Nagari Satu Event Jadi Thesis Mahasiswi Ilmu Politik Unand

Penulis -

Jumat, 22 Juli 2022 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kabupaten Tanah Datar Satu Nagari satu event dijadikan Thesis mahasiswi Ilmu Politik Universitas Andalas. Suci Anggraini mengambil judul penelitiannya “Inovasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam Pemulihan Sektor Pariwisata di Tengah Pandemi COVID-19”.

Suci menilai, inovasi tersebut dinilai menarik karena pada tahun 2020 disaat pandemi COVID-19 melanda, seluruh objek wisata di Tanah Datar sepi bahkan tidak ada pengunjung sama sekali.

“Namun, di era new normal, untuk menarik kembali wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun nusantara, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar meluncurkan program unggulan Satu Nagari satu Event,” kata Suci Anggraini melalui sambungan telepon Jum’at, (22/7).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurutnya, sejauh ini dari tiga event di tiga Nagari yang telah dijalani, yakinnya di Nagari Andaleh Baruh Bukik, Nagari III Koto, dan Nagari Pariangan dirasa cukup sukses.

“Saya menilai dari tiga event yang telah saya ikuti, disaat wisatawan menurun drastis pasca pandemi, justru dengan adanya program ini bisa meningkatkan kunjungan kembali wisatawan ke Kabupaten Tanah Datar,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Hendri Agung Indrianto, mengatakan progul satu nagari satu event hingga sekarang telah berlangsung di tiga nagari dan terbukti meningkatkan kunjungan dan ekonomi masyarakat.

Dimulai dari Festival Sepekan Alek Anak Nagari di Nagari Andaleh Baruh Bukik pada 4-10 Mei dengan jumlah pengunjung yang hadir sebanyak 10.500 pengunjung dan total transaksi Rp400 juta.

Dilanjutkan Aua Sarumpun Geopark Festival di Nagari III Koto pada 21-22 Mei dengan jumlah pengunjung 9000 pengunjung dan total transaksi Rp350 juta.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Terakhir Festival Pesona Pariangan di Nagari Pariangan pada 25-26 Juni dengan jumlah pengunjung 7000 pengunjung dan total transaksi Rp.1,2 Milyar.

Pendapat tinggi karena di Nagari Pariangan ada produksi batik ampas kopi dan songket serta penampilan lord adi Master Chef Indonesia.

“Jadi jumlah perputaran uang dari tiga event tersebut mencapai Rp.1,95 Milyar dengan total pengunjung 26.500 orang,” katanya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB