Milad ke-94 Tarbiyah-Perti, Meneguhkan Khittah untuk Peradaban Bangsa

Penulis -

Selasa, 7 Juni 2022 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Tahun ini, tepatnya 5 Mei 2022, Persatuan Tarbiyah Islamiyah genap berumur 94 tahun sejak didirikan pada tanggal 5 Mei 1928.

Perjalanan panjang, berliku dan penuh rintangan telah dilalui dalam melaksanakan mandat organisasi, bahkan tantangan makin berat.

Persatuan Tarbiyah Islamiyah pernah menjadi partai peserta pemilu pada tahun 1955. Pada tahun 1969, pendiri Perti, Syekh Sulaiman Arrasuli menyerukan agar Perti menanggalkan status sebagai partai politik dan kembali ke khittah sebagai organisasi sosial keagamaan.

Walaupun demikian, Perti tidak sepenuhnya lepas dari politik. Elit-elit Perti ketika itu tetap terbelah antara Tarbiyah yang berafialisi kepada Golkar dan Perti yang berafiliasi kepada PPP.

Dengan lebih intensifnya aktivitas di dunia politik, dunia pendidikan tarbiyah islamiyah semakin terabaikan.

Sadar akan makin menjauhnya persatuan dari khittahnya, akhirnya keinginan untuk keluar dari kehidupan politik praktis benar-benar menguat, dan persatuan tarbiyah Islamiyah harus kembali memperhatikan dunia pendidikan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Saat kongres di Jakarta pada tahun 2005 diambil kesepakatan dan pernyataan bahwa Tarbiyah tidak lagi menjadi bagian dari Golkar.

Begitu juga dengan kelompok Perti juga tidak lagi berafiliasi dengan PPP.

“Alhamdulillah pada Oktober 2016, Tarbiyah dan Perti islah dan kembali menjadi satu Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti). Momentum bersatunya kembali kekuatan Tarbiyah dan Perti tentu akan memperkuat energi persatuan dalam melaksanakan khittah pendidikan, dakwah dan sosial,” kata Ketua Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah- Perti)
Provinsi Sumatera Barat, Prof Dr Sufyarma Marsidin, Selasa (7/6).

Besok, pada tanggal 8 Juni 2022 di tanah kelahiran Persatuan Tarbiyah Islamiyah ini akan digelar peringatan Milad-94 Persatuan Tarbiyah Islamiyah.

Peringatan Milad ini mengangkat tema “Menyongsong Satu Abad Persatuan Tarbiyah Islamiyah: Meneguhkan Khittah untuk Peradaban Bangsa”.

Pilihan tema ini tidak lepas dari kesadaran Persatuan Tarbiyah untuk berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Visi tersebut hanya mungkin terwujud bila seluruh komponen bangsa berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia yang mumpuni.

Sebagai ormas yang bergerak dibidang pendidikan, dakwah dan sosial, Persatuan Tarbiyah Islamiyah merasa ikut bertanggung jawab dalam melahirkan SDM-SDM yang mumpuni dibidangnya, khususnya dalam bidang keagamaan Islam.

“Melalui madrasah dan pesantren yang ada di bawah bendera Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Perti akan terus berkonstribusi untuk kemajuan peradaban bangsa Indonesia,” katanya didampingi Sekretaris Dr Khairul Fahmi.

Dalam peringatan milad kali ini akan dilaksanakan lounching tarbiyah-perti tv, laziswaf persatuan tarbiyah islamiyah, dan peluncuran buku ketarbiyahan yang terdiri dari buku berjudul “Tarbiyah Ramadhan” yang merupakan buku bunga rampai kumpulan tulisan pengurus dan jamaah Tarbiyah-Perti Sumbar yang diterbitkan secara rutin selama Ramdhan 1443 H pada Harian Singgalang, Posmentro dan Haluan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Bertindak sebagai editornya Firdaus Diezo, Dr M Qosim, Dr. Firdaus dan Desip Trinanda. Buku kedua adalah buku “Garis Perjuangan Tarbiyah Islamiyah” yang ditulis Dr Zulkifli yang berisi semangat lahirnya persatuan dan apa yang sesungguhnya yang menjadi esensi dan identitas persatuan tarbiyah islamiyah,” jelasnya.

Buku ringkas ini diharapkan dapat dibaca secara luas oleh jamaah Perti dalam memahami ormasnya sendiri. Selain itu, juga akan dilaksanakan orasi ilmiah ketarbiyahan yang akan disampaikan oleh Prof. Dr. Alaidin Koto, MA, pakar politik Islam UIN Sutan Syarif Kasim Pekanbaru.

Momentum milad ke-94 ini diharapkan menjadi penanda kebangkitan gerakan persatuan tarbiyah islamiyah pada khittah yang diamanatkan pendirinya. Persatuan tarbiyah islamiyah mesti terus berbuat dalam menjaga manhaj ahlussunnah waljamaah, dan terus mengembangkan Islam yang rahmatanlil’alamin dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. (mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB