Persipura Jayapura Terdegradasi ke Liga 2, Sejarah Terburuk  “Mutiara Hitam” Setelah 28 Tahun

Penulis -

Kamis, 31 Maret 2022 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragis, Persipura menang 3-0 atas Persita, tapi tak menolong selamat dari terkaman degrdasi Liga 1 musim ini. (LIB)

Tragis, Persipura menang 3-0 atas Persita, tapi tak menolong selamat dari terkaman degrdasi Liga 1 musim ini. (LIB)

Denpasar, prokabar – Akhirnya, Persipura Jayapura terdegradasi dari Liga 1 2021/2022. Ini sejarah buruk, tak pernah terdegradasi dari kasta tertinggi sejak tahun 1994/1995, kini tim “Mutiara Hitam” harus turun kasta ke Liga 2 musim depan.

Persipura melengkapi daftar tim yang terdegradasi dari Liga 1 2021/2022, setelah finis di urutan ke-16, atas batas teratas penghuni zona degradasi. Persipura Jayapura sebenarnya mencatat kemenangan telak 3-0 atas Persita Tangerang pada plaga terakhir atau pekan ke-34 BRI Liga 1, Kamis (31/3) sore WIB.

Namun tambahan tiga poin itu tidak ada artinya. Ketiga gol kemenangan Persipura masing-masing dilesakkan oleh Yohanes Pahabol, Yevhen Bokhasvili, dan Ramiro Fergonzi. Tim lawan, Persita tak mampu membalas satu gol pun.

Di pertandingan lainnya yang secara bersamaan, PSS Sleman sukses menang 2-0 atas Persija Jakarta. Sedangan Barito Putera bermain draw 1-1 kontra Persib Bandung.

Hasil itu berarti membuat Persipura Jayapura terkunci di posisi ke-15 dengan nilai 36. Atau sama dengan perolehan nilai Barito Putera, namun Persipura kalah secara head to head dari Laskar Antasari.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Ada fakta menarik dibalik kepastian Persipura terdegradasi untuk pertama kalinya sejak era Liga Indonesia tahun 1994. Adalah pelatih Alfredo Vera yang gagal menyelamatkan timnya dari lubang degradasi.

Angel Alfredo Vera bukanlah sosok yang asing bagi para pendukung Persipura. Ia pernah mempersembahkan gelar juara Torabika Soccer Championship 2016 lalu. Kejuaraan ini digelar sebagai pengganti kompetisi resmi karena adanya sanksi dari FIFA saat itu.

Bersama pelatih asal Argentina tersebut, Persipura berhasil meraih 15 kemenangan, empat hasil imbang, dan hanya dua kali kalah.

Pada gelaran BRI Liga 1 2021/2022, pria asal Argentina itu baru menjadi juru taktik Persipura saat selesainya paruh pertama kompetisi. Alfredo Vera sebelumnya membesut tim Liga 2, Persiba Balikpapan.

Selepas pemecatan Jacksen F. Tiago dari kursi kepelatihan Persipura pada Jumat (19/11), klub yang berjuluk ‘Mutiara Hitam’ itu langsung bergegas mencari sosok pelatih pengganti.

Persipura bersama Alfredo Vera menjadi tim yang kuat dan berakarakter. Meski pemecatan tetap menghampirinya, sesaat setelah keberhasilan meraih trofi Indonesia Championship 2016.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Tepatnya pada 17 April 2017, Alfredo Vera secara mengejutkan dipecat oleh manajemen dan digantikan oleh Liestiadi. Belum jelas apa yang menjadi alasan pemecatan pada saat itu, namun sempat ada rumor kalau lisensinya tidak diakui oleh PSSI.

Kini bersama Persipura di BRI Liga 1, Alfredo Vera telah memimpin 22 pertandingan bersama tim Mutiara Hitam. Hasilnya adalah sembilan kemenangan, tujuh imbang, dan enam kali menelan kekalahan.

Hasil itu tidak cukup menolong tim kebanggaan warga Jayapura untuk bertahan di kasta tertinggi. Sekaligus membuat masa depannya di Persipura juga bakal ikut dievaluasi.

Di sisi lain, rekor Persipura sebagai tim yang belum pernah terdegradasi ke kasta kedua sejak Liga Indonesia 1994 akhirnya putus. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade terakhir mereka turun kasta.

Persipura adalah klub dari era Perserikatan. Mereka lahir pada 1 Mei 1963. Saat itu, mereka bukan tim besar karena lebih banyak menghabiskan waktu di Divisi I, naik ke Divisi Utama, mengejutkan sebentar, dan turun lagi ke Divisi I. Status yoyo mereka jalani hingga Liga Indonesia bergulir pada 1994/1995.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Sejak 1994/1995 hingga 2004, prestasi Mutiara Hitam di Divisi Utama biasa-biasa saja. Mengandalkan produk-produk lokal dan beberapa pemain asing bagus, Persipura dikenal sebagai klub yang mengganggu kemapanan tim-tim tradisional Indonesia.

Namun, semua berubah pada 2005. Menjalani 34 pertandingan di wilayah timur, Persipura mencatatkan 46 poin dari 26 laga untuk menjadi pemuncak klasemen akhir fase grup. Sukses itu berlanjut di babak 8 besar dengan menyapu bersih semua pertandingan. Kemudian, di final, Mutiara Hitam mempermalukan Persija.

Setelah itu, kecepatan mesin Persipura tidak bisa dibendung. Mereka juara lagi pada 2008/2009, 2010/2011, 2013 dan menjadi runner-up pada 2009/2010, 2011/2012, 2014. Bahkan, saat ISC 2016 digelar saat Indonesia dihukum FIFA, Mutiara Hitam berhasil menjadi tim terbaik.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB