Padang, Prokabar – Tak ingin gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Indonesia (Apeksi), yang akan dilaksanakan pada 7 sampai 10Agustus 2022 mendatang viral seperti pelaksanaan Motor GP yang baru saja dihelat di Mandalika Lombok beberapa waktu yang lalu karena pawang hujannya, pemerintah kota Padang memastikan tidak akan melakukan hal hal tersebut, semua urusan akan diserahkan kepada Allah SWT, dipastikan tidak ada pakai pawang pawangan.
Hal ini diungkapkan Asisten 1 Tata Pemerintahan Setda Kota Padang Edi Hasymi beberapa waktu lalu.
Edy menambahkan iven nasional tersebut akan dihadiri utusan 98 pemerintah kota yang ada di Indonesia, tak kurang dari 4000 orang akan hadir di Padang awal Agustus mendatang.
Terkait kondisi cuaca yang kerap tak menentu, Edi Hasymi juga menjelaskan akan ada beberapa skenario apabila hujan dengan curah yang tinggi terjadi, besar kemungkinan akan ada beberapa agenda ditunda pelaksanaannya.
Meski demikian dirinya berharap doa dari seluruh masyarakat Kota Padang agar selama pelaksanaan kegiatan rakernas apeksi tersebut cuaca tidak hujan.
Mengenai anggaran, mantan kepala BPBD Kota Padang ini juga merincikan, Pemerintah Kota Padang menggelontorkan uang sebanyak Rp3 Miliar untuk pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Indonesia tersebut.
“Tidak masalah kita mengeluarkan uang sebanyak Rp3 miliar itu. Karena nantinya uang beredar di Kota Padang akan lebih banyak karena iven ini,” katanya.
Menurutnya, Pemko Padang memproyeksikan untuk uang beredar di Kota Padang saat Rakornas Apeksi nantinya sebanyak Rp40 Miliar.
“Dengan banyaknya uang beredar, tentunya perekonomian di Kota Padang akan bangkit dan bergairah,” terang mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang tersebut.
Dengan begitu, diharapkan pelaksanaan Rakor Apeksi nantinya akan membawa hal baik untuk perekonomian Kota Padang.
Bercerita tentang susunan acara , Edi Hasymi menyebutkan acara akan diawali dengan welcome dinner pada 7 Agustus 2022 yang bertepatan dengan peringatan HUT Kota Padang ke-353.
Ia menyampaikan kegiatan pendukung yang disiapkan yaitu Pameran Promosi Kota seluruh Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Imam Bonjol Padang.
“Pameran ini akan menampilkan produk-produk unggulan dari masing-masing kota dan dipilih bertempat di Lapangan Imam Bonjol agar mudah diakses pengunjung,” ujarnya.
Kemudian ada kegiatan pawai budaya yang diikuti delegasi masing-masing kota yang akan digelar di Pantai Padang.
“Selama ini pada pelaksanaan Rakernas Apeksi selalu ada pawai namun selalu di pusat kota, untuk pertama kalinya di Padang pawai akan digelar di Pantai Padang dengan pemandangan yang indah,” ujarnya
Selain itu pihaknya juga menyiapkan tur keliling kota bagi peserta, Namun yang paling menarik adalah akan digelar lomba membuat masakan khas Minang Randang antar kota.
Untuk lomba ini semua peralatan sudah disiapkan dan peserta tinggal memasak yang akan didampingi oleh ketua PKK kelurahan yang ada di Padang.
Tidak hanya itu pihaknya juga akan menggelar lomba memasak teh telur minuman khas Sumatera Barat.
Agar pelaksanaan gelaran Rakernas apeksi tersebut berjalan baik saat ini Pemko Padang juga terus melakukan berbagai pembenahan berupa sarana dan prasarana yang ada di Kota Padang seperti lokasi wisata.
Saat ini kami sudah memulai untuk melakukan pembenahan terkait sampah yang berserakan di Pantai Padang,
Ia mengatakan, terkait sampah di Pantai Padang sudah menjadi prioritas penanganan oleh Pemko Padang sebelum pelaksanaan Rakornas tersebut.
“Selain itu, kami juga sudah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk terus melakukan penindakan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan bukan di lokasi yang ditentukan,” katanya.
Dirinya juga meminta pengurus masjid dan mushalla serta tempat ibadah lainnya agar meningkatkan keberhasilan rumah ibadah, karena tidak tertutup selama pelaksanaan kegiatan para tamu yang berasal dari kota se Indonesia akan melakukan ibadah di Kota Padang.
“Rakor Apeksi yang dihadiri lebih dari 4 ribu undangan tersebut nantinya akan membawa hal baik untuk perekonomian Kota Padang,” tutupnya. (vky)
















