Padang, Prokabar- Selama bulan Januari 2022, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang telah menyalurkan zakat karyawan PT Semen Padang sebesar Rp.687juta lebih kepada para mustahik. Jumlah zakat yang disalurkan itu, jauh lebih besar dari penerimaan zakat Karyawan di bulan Januari sebesar Rp.546 juta lebih.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri menyampaikan terimakasih kepada pengelola UPZ Baznas Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan dengan baik dan tepat sasaran.
“Sebagai UPZ berprestasi di tingkat nasional, UPZ Baznas PT Semen Padang telah mendapat kepercayaan dari karyawan PT Semen Padang untuk menyalurkan zakatnya, sehingga bisa bermanfaat bagi delapan asnaf yang menerima penyaluran,” ujar Oktoweri di Padang, Kamis (24/2).
Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif mengatakan, dana zakat sebesar Rp.687 juta lebih itu disalurkan melalui berbagai program zakat yang ada di UPZ semen Padang.
Rinciannya, program Peduli Pendidikan sebesar Rp.123 juta lebih, Peduli Kesehatan Rp.20 juta, Peduli Kemanusiaan Rp.83,2 juta, Peduli Ekonomi Rp.46,3 juta, Dakwah dan Advokasi Rp.27,9 juta, serta program Amil sebesar Rp.78,3 juta.
“Selain disalurkan melalui berbagai program zakat, 30 persen zakat yang kami terima dari karyawan PT Semen Padang juga disalurkan ke Baznas Pusat, yaitu sebesar Rp163 juta lebih,” kata Arif.
Arif pun juga membeberkan penyaluran dana zakat berdasarkan delapan asnaf (fakir, miskin, amil, mualaf, pemerdekaan, berhutang, fisabilillah dan ibnu sabil). Untuk asnaf fakir, UPZ Semen Padang telah menyalurkan dana zakat sebesar Rp.54,4 juta.
Dana puluhan juta itu disalurkan kepada 317 orang fakir, termasuk jompo, janda dan cacat. Bantuan yang diberikan berupa biaya hidup non rutin atau insidentil.
Kemudian asnaf miskin sebesar Rp.87,8 juta, disalurkan dalam bentuk beberapa program. Di antaranya, program Peduli Kesehatan yang diberikan kepada 7 orang penerima manfaat untuk bayar hutang berobat di rumah sakit dan bantuan biaya tunggakan BPJS Kesehatan.
Selanjutnya, program Peduli Ekonomi berupa bantuan modal usaha yang disalurkan kepada 10 orang dan Peduli Kemanusiaan yang disalurkan kepada 7 lembaga Sosial Kemanusiaan berupa insentif.
“Selain program Peduli Kesehatan, Ekonomi dan Kemanusiaan, dana zakat puluhan juta untuk ashnaf miskin itu juga disalurkan kepada 2 kepala keluarga yang menjadi mengalami musibah kebakaran. Bantuannya berupa bahan bangunan,” bebernya.
Untuk asnaf muallaf sebesar Rp.8,7 juta, sebut Arif, disalurkan untuk program dakwah dan pembinaan 51 orang da’i yang menjadi mitra UPZ Semen Padang. Para da’i itu tersebar di Kepulauan Mentawai.
Kemudian asnaf fisabilillah sebesar Rp.148 juta lebih, disalurkan kepada 118 orang penerima beasiswa rutin, 48 orang beasiswa insidentil, 96 orang penerima bantuan honor rutin guru TPQ/TQA dan 33 lembaga yang meliputi program pendidikan, dakwah rutin & non rutin.
“Sedangkan untuk asnaf amil disalurkan sebesar Rp.78,3 juta, dan untuk ibnu sabil sebesar Rp.1,7 juga, disalurkan dalam bentuk bantuan biaya perjalanan orang yang terlantar,” jelas Arif.
Terkait penyaluran zakat pada periode Januari 2022 lebih besar dibandingkan penerimaan zakat di periode yang sama tahun lalu, Arif mengatakan bahwa itu bisa terjadi, karena ada pengembalian sebagian dana zakat yang disalurkan setiap bulannya ke Baznas Pusat.
Pada periode Januari 2022, ada Rp.145 juta dana zakat yang sebelumnya disalurkan ke Baznas Pusat dikembalikan lagi ke UPZ Baznas Semen Padang untuk mendukung program beasiswa masuk perguruan tinggi Timur Tengah dan luar negeri.
“Ada 29 orang yang diberikan beasiswa, masing-masing mereka mendapatakan Rp5 juta. Beasiswa itu diberikan untuk biaya transportasi mereka ke Timur Tengah dan luar negeri. Untuk asnafnya fisabilillah,” kata Arif. (*/eym)
















