BAFOUSSAM, prokabar – Sadio Mane sempat dikhawatirkan terkena gegar otak setelah terlibat benturan dengan kiper lawan saat membantu negaranya Senegal mengalahkan Cape Verde di Piala Afrika 2021.
Namun, penyerang Liverpool itu menyampaikan kondisi baik-baik saja usai kejadian horor tersebut.
Bertanding di State Omnisports, Rabu (26/1) dinihari WIB pada babak 16 besar, Senegal menundukan Cape Verde 2-0. Dua gol itu dicetak Mane (63’) dan Bamba Dieng (90+3’).
Namun, petaka menimpa Mane tak lama setelah menjebol gawang Cape Varde. Dia harus ditarik keluar di menit ke-70 dengan kondisi kepala yang di kompres. Mane dan kiper Cape Varde, Vozinha sempat terlibat laga kambing alias benturan kepala.
Insiden itu terjadi sebelum Mane mencetak gol pertamanya. Saat itu wasit juga memberi kartu merah kepada Vozinha di menit ke-57 yang kabarnya mengalami gegar otak.

Setelah keluar lapangan, Mane segera dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut karena dikhawatirkan mengalami gegar otak seperti Vozinha.
Setelah mendapat perawatan, Mane menyampaikan kondisi terbarunya. Dia mengatakan keadaannya baik-baik saja dan mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah memberi pesan kepadanya.
Kabar tersebut Mane sampaikan melalui Instagram @sadiomaneofficiel. Dalam unggahannya, dia berpose bersama Vozinha di rumah sakit.
“Alhamdulillah semuanya baik-baik saja terima kasih semua untuk pesannya,” tulis Mane dalam insta storynya, Rabu (26/1/2022).
Terlepas kondisi Mane, kemenangan atas Cape Verde membuat Senegal melaju ke babak perempat final. Namun, ada kemungkinan Mane tidak bisa tampil di partai itu.(*)
















