950 Rumah Tak Layak Diperbaiki di Agam

Penulis -

Minggu, 2 September 2018 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar – Sebanyak 950 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di delapan kecamatan di Kabupaten Agam diperbaiki pada 2018.

Pelaksana harian Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Daswilza mengatakan, dana perbaikan ke 950 unit rumah itu berasal dari APBN sebanyak 800 unit yang tersebar di Kecamatan Ampekkoto sebanyak 180 unit, Sungaipua 30 unit, Baso 30 unit.

Lalu Palupuh 30 unit, Tilatangkamang 30 unit., Kamangmagek 30 unit dan Banuhampu 150 unit dan Palembayan 150 unit.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Pembangunan 650 unit rumah sedang berjalan dan khusus di Kecamatan Palembayan sedang menunggu surat keputusan dari Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat,” katanya.

Ia mengatakan, dana pembangunan itu sebesar Rp15 juta per unit untuk membeli bahan bangunan dan upah.

Dana tersebut, tambahnya, langsung disetorkan ke toko bahan bangunan oleh pemerintahan pusat.

“Saya berharap ada swadaya dari masyarakat setempat saat pembangunan rumah tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia menambahkan, 959 unit RTLH itu merupakan usulan dari pemerintah nagari ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Sementara syarat rumah mendapatkan bantuan itu berlantai tanah, dinding papan, beratap rumbia, status kepemilikan tanah dan lainnya.

Setelah itu, pihaknya mengajukan ke Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat.

“Pada tahun sebelumnya Agam juga mendapat bantuan untuk memperbaiki rumah sebanyak 300 unit di Kecamatan Tanjungmutiara, Palembayan dan Canduang,” katanya.

Terkait jumlah rumah tidak layak huni di daerah itu, Pemkab Agam bekerjasama denga Pemprov Sumbar sedang melakukan pendetaan di 16 kecamatan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Anggota DPRD Agam, Muhammad Abrar berharap dinas terkait melakukan pengawasan setiap saat agar pembangunan berjalan dengan baik sesuai dengan program pembangunan rumah itu.

Dengan cara itu masyarakat mendapatkan rumah layak untuk dihuni.

“Dengan program ini tidak ada rumah tidak layak huni di daerah itu beberapa tahun kedepan,” katanya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB