87 Unit Sarana Perdagangan di Tanah Datar Terdampak Galodo

Penulis -

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUKMP) mendata sebanyak 87 unit sarana perdagangan mengalami kerusakan bahkan hancur dan hanyut diterjang banjir lahar dingin dan galodo yang melanda Kabupaten Tanah Datar pada Sabtu (11/5/2024) lalu.

“Tim verifikasi internal Dinas KUKMP melakukan verifikasi lapangan dan penyusunan data dampak bencana berfokus pada sarana perdagangan di seluruh daerah terdampak di Tanah Datar. Dalam kegiatan ini kami fokus kepada parameter pendataan yang menjadi kewenangan perdagangan dan berupaya mengakomodir masukan ataupun keluhan dari masyarakat serta pastikan jangan ada pelaku usaha yang tidak terdata,” kata Kepala Dinas KUKMP Drs. Hendra Setyawan, M.Si, Selasa (28/5/2024).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dijelaskan Hendra, 87 sarana perdagangan terdampak tersebut dengan kondisi rusak ringan sebanyak 38 unit, rusak sedang 15 unit, rusak berat 10 unit dan hilang 24 unit yang tersebar di 20 jorong di 4 kecamatan di Tanah Datar.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Total kerugian untuk kerusakan sarana perdagangan diperkirakan mencapai 2 miliar rupiah. Adapun Kecamatan yang terdampak bencana paling banyak adalah Kecamatan X Koto dan Kecamatan Lima Kaum. Sarana perdagangan yang paling banyak mengalami kerusakan adalah berbentuk kedai/warung yang menjual barang harian,” terangnya.

Lebih lanjut, Hendra menyebut data tersebut selanjutnya akan dikirim ke Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam membentuk kebijakan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam mengumpulkan data yang akurat sebagai bahan analisa dan pertimbangan lebih lanjut, sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang tepat untuk membuat aktivitas perdagangan di Kabupaten Tanah Datar dapat berjalan dengan normal kembali,” tukasnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB