764 Kader Gertak DBD Puskesmas Andalas Siap Turun Ke Masyarakat

Penulis -

Kamis, 7 Maret 2019 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Dalam rangka menyukseskan Gerakan Serentak (Gertak) Serbu Demam berdarah Dengue (DBD) pada 9 Maret mendatang, Puskesmas Andalas memberikan pembekalan kepada puluhan Mahasiswa Unand, Kamis (7/3).

Kepala Puskesmas Andalas, dr Mela Ariyati pada Prokabar mengatakan bahwa para mahaiswa ini akan menjadi kader Puskesmas Andalas sebagai ujung tombak melawan DBD di wilayah Padang Timur.

“Pembekalan untuk mahasiswa berlangsung dua hari, sekarang dan besok. Nanti mereka yang turun ke masyarakat mensosialisasikan melawan DBD dari pintu ke pintu.” ungkapnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Lebih lanjut, untuk wilayah Padang Timur ada 764 relawan yang akan turun di 10 kelurahan pada kegiatan Gertak Serbu DBD. “Jadi dalam pembekalan ini kita menyampaikan pada mahasiswa tentang DBD, bagaimana penularan dan tindakan apa yang harus dilakukan. Lalu juga mengarahkan bagaimana memeriksa jentik nyamuk dan nantinya hal tersebut mereka sampaikan kemasyarakat secara langsung,” sambungnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain mahasiswa, Puskesmas sebelumnya juga telah melakukan pembekalan pada kader lain seperti PKK, Anak sekolah, Kader Kesehatan, serta RT dan RW. 

“Ini lebih pada antisipasi, meskipun tidak terjadi lonjakan kasus namun lebih pada menumbuhkan jiwa peduli dan waspada terhadap ancaman penyakit yang ada. Melatih melihat jentik dan memberikan pengetahuan tentang pemberantasan sarang nyamuk.” jelasnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tren kasus DBD dalam dua tahun belakang diwilayah timur terus mengalami penurunan, pada tahun 2017 terdapat 55 kasus sedangkan 2018 terdapat 40 kasus.

“Pada tahun ini ada 16 kasus, ini terus kita antisipasi karena kondisi cuaca agak ekstrem jelang April,” tutupnya. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB