Pasaman, Prokabar – Komisi IV DPRD Sumbar beserta sejumlah kepala OPD Pemprov Sumbar melakukan kunjungan kerja dua hari di Kabupaten Pasaman. Kedatangan rombongan ini disambut Bupati Pasaman Benny Utama dan Wakilnya, Saba AS.
Seperti diketahui, Bupati Benny Utama dan wakil bupati Sabar AS, adalah mantan anggota DPRD Sumbar, yang juga di komisi IV.
Dalam paparannya, Bupati Benny mengungkap, Kabupaten Pasaman memang sudah lama merdeka, beriring dengan kemerdekaan republik ini. Bahkan, 8 Oktober bulan ini, Pasaman akan merayakan ulang tahunnya yang ke-76.
Akan tetapi, hingga hari ini masih ada beberapa daerah di Pasaman, terutama yang berada di kawasan pinggir, secara faktual belum merdeka. Sebagian masyarakat daerah pinggir Pasaman, hingga saat ini ada yang belum merasa merdeka, akibat sulitnya akses transportasi ke daerah itu.
“Beberapa jorong terjauh di empat kecamatan, yakni Mapattunggul Selatan, Mapattunggul, Rao Utara dan Kecamatan Dua Koto, merupakan daerah-daerah yang sulit dijangkau, lantaran akses transportasi yang belum memadai, serta minimnya fasilitas umum,” kata bupati.
Karenanya, mulai tahun anggaran 2022, Bupati Benny Utama bertekad untuk ‘menggempur’ daerah-daerah tersebut dengan sejumlah program pembangunan. Terutama membangun sarana transportasi dan sarana kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya.
“ Sulitnya itu kemampuan APBD tahunan Pemkab Pasaman sangat terbatas, apalagi dengan adanya kebijakan refocussing anggaran di masa pandemi Covid-19,” jelas Benny.
Untuk itu Bupati Benny Utama berharap, Pemprov melalui anggota DPRD Sumbar, ikut mendukung Pasaman dengan program dan penganggaran yang ada di Pemprov. Guna membuka dan membangun jalan, jembatan serta fasilitas umum di kawasan pinggir Pasaman.
Menyambut hal ini, mantan Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Desrio Putra menyebutkan, pembangunan memang harus merata di seluruh daerah, baik skala provinsi, maupun di Kabupaten Pasaman.
“Kami di komisi IV merasa bertanggung jawab untuk ikut bersama-sama membangun Pasaman, karena Bupati dan wakil bupati Pasaman, Pak Benny dan Sabar AS, adalah mantan anggota komisi IV DPRD Sumbar,” sebutnya.
Apalagi sekarang, komposisi anggota komisi IV DPRD Sumbar, mayoritas diisi oleh orang Pasaman. Dan malah saya jadi khawatir, jangan-jangan anggaran pembangunan yang ada di Pemprov, akan tersedot habis ke Pasaman. Apalagi pak bupatinya sangat gigih meloby anggaran untuk dibawa ke daerahnya Pasaman ini,” ucap Desrio.
Dikesempatan kunjungan kerja ini juga, anggota komisi IV tersebut mengundang Bupati Benny Utama datang ke DPRD Sumbar, dengan membawa usulan program kerja untuk Kabupaten Pasaman.
Ketua komisi IV, Muzli M. Nur, serta anggota komisi Syawal Dt. Putiah, Suharjono dan Zulkanedi Said, senada menyampaikan keinginan yang sama, bahwa mereka melalui fraksinya siap mendukung derap pembangunan di Kabupaten Pasaman. (Ola)
















