Seekor Harimau Sumatera Masuk Perangkap BKSDA

Penulis -

Senin, 13 Juli 2020 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Seekor Harimau Sumatera berhasil ditangkap melalui perangkap harimau atau kerangkeng di Korong Surantih, Nagari Lubuak Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (13/7).

Hilman, Walinagari Lubuk Alung menyebutkan harimau tersebut berhasil tertangkap karena masuk perangkap atau kerengkeng besi yang dipasang oleh pihak BKSDA Sumbar yang diumpan menggunakan daging kambing.

“Kita di Nagari mendapatkan informasi pukul 08.00 WIB, Senin pagi (13/7), namun dari informasi warga setempat harimau itu masuk perangkap sekitar pukul 09:00 WIB Minggu malam dimana warga mendengarkan suara auman harimau itu yang sangat kuat,” tutur Hilman dilokasi harimau terperangkap, Senin (13/7).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih jauh Hilman mengatakan bahwa harimau itu kini sudah dievakuasi pihak BKSD Sumbar ke Padang untuk diisolasi.

Sebelumnya, sambung Hilman, harimau itu sudah meresahkan warga Surantih Lubuak Alung, dimana tujuh ekor kambing ternak milik warga habis dimangsanya, sehingga pihak Nagari melaporkan kejadian itu kepihak BKSD untuk melakukan penangkapan dengan menggunakan perangkap dan sebelumnya pihak BKSDA melakukan dulu pemasangan kamerah mengintai.
Dari kamerah pengintai itu diketahui bahwa memang ada harimau yang berkeliharan didaerah itu, sehingga pihak BKSDA melakukan pemasangan perangkap dengan umpan daging kambing.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Alhamdulillah, satu dari dua harimau yang diduga berkeliharan di daerah Surantih Lubuk Alung itu berhasil ditangkap. Kita berharap satu lagi harimau yang masih berkeliaran juga ditangkap, agar masyarakat tidak takut dan cemas lagi,” sebutnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Masyarakatpun dihimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, agar ternak maupun warga aman dari hewan langka itu.

“Harimau tersebut selanjutnya dievakuasi ke Padang untuk dirawat sementara waktu. Nantinya di sana akan diperiksa dulu kondisi kesehatannya sampai waktunya dilepasliarkan kembali ke habitatnya,”Ungkap Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sumbar, Eka Damayanti di Surantih Lubuk Alung, Senin (13/7). (Syh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB