Agam, Prokabar — Rinaldi Datuak Rajo Mangkuto, Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat melakukan Reses Perorangan Perdananya dimasa Tatanan Normal Baru ke daerah pemilihannya, akhir pekan minggu ini. Kehadirannya disambut baik masyarakat, terutama dari berbagai organisasi kelompok masyarakat, sosial dan profesi di Kabupaten Agam.
Pertemuan perdananya, berada di Jorong Data Aia Gadang, Nagari Baringin, Kecamatan Pelembayan, Kabupaten Agam.
“Pengembangan padi merah atau padi ladang menjadi salah satu unggulan bagi masyarakat kita di sini. Karena sangat khas dan lestari sebagai tradisi unik masyarakat setempat. Selain itu jagung dan tanaman hortikultura lainnya juga menjadi andalan masyarakat dalam kesejahteraan ekonominya,” ungkap Rinaldi di sebuah surau daerah itu.
Untuk inovasi pengembangan kedepan, produksi energi berupa bahan bakar arang atau brickat juga bisa dikembangkan di daerah agraria ini. “Kita belajar dari Thailand. Di sana batang padi atau jerami saja bisa dijadikan lempengan energi yang telah dicetak melalui pengolahan pembakaran,” tuturnya.
Ia melanjutkan ilmu pengetahuan itu dapat dipelajari dengan banyak cara, sehingga jerami yang biasanya dibuang dan dibakar begitu saja dapat bermanfaat multiguna. “Bickat di pasaran dunia cukup tinggi pasar permintaannya. Bahkan harganya cukup menjanjikan jika permintaan dapat terpenuhi. Dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita kedepan,” ajaknya.
Ninik Mamak Suku Koto bergelar Datuk Rajo Mangkuto ini juga mengkisahkan, kerasnya perjuangan masyarakat nenek moyang dahulu kala. Karena hidup di lereng perbukitan, jauh dari akses dan sarana prasarana memadai.
“Nenek moyang Data Aia Gadang, Data Simpang Dingin dan sekitar ini. Termasuk di seluruh selingkar Danau Maninjau memiliki historis yang mengesankan. Mereka melakukan perpindahan atau dengan istilah manaruko agar tidak dijajah oleh Bangsa Asing,” jelasnya.
Semangat berjuang untuk melakukan manaruko itu sangat keras karena harus melalui hutan belantara. Dipenuhi hewan buas dan jurang yang sangat dalam. Ingin hidup merdeka, tidak ingin mau dijajah. Dan jauh dari penindasan penguasa zalim masa lalu. Semangat itu hingga kini mendorong semangat untuk maju.
“Kami adalah masyarakat pejuang. Karena kami sudah biasa melalui tantangan hidup yang amat keras. Meski demikian, tantangan untuk kedepan akan semakin keras lagi untuk mencapai banyak harapan. Dalam hal ini, sebagai Anggota Legislatif, akan berusaha mengakomodir segala aspirasi rakyat. Terutama daerah dapil pemilihan yang telah mempercayai saya,” tegasnya.
Rinaldi juga mendorong agar lahan pertanian sawah dan jagung, terus dikembangkan lebih luas dan lebih banyak lagi. Sehingga rencana yang disusun tadi, dapat terwujud nantinya.
Sementara itu, sejumlah masyarakat tetap berharap agar akses jalan dari Pasar Ahad Duo Koto menuju Data Sungai Pua, Data Simpang Dingin, Data Aia Gadang hingga Data Munti bisa diperbaiki dan diperbesar. Sehingga masyarakat dapat lancar dan aman melintasinya.
“Kami adalah penduduk pertanian dan perkebunan. Akses jalan adalah sarana utama untuk membawa hasil ke pasar sentral dan pasar tradisional. Selain itu, persoalan pupuk subsidi juga sangat terbatas. Kami sangat mengharapkan kuota itu lebih banyak lagi sehingga kami tidak kesulitan mendapatnya. Kapan perlu kalau bisa gratis lah hendaknya,” papar Lina Marni, seorang petani sekaligus warga Data Aia Gadang, Palembayan tersebut.
Dalam hal itu, Rinaldi langsung menjawab, terkait pupuk subsidi memang dilematis dan sulit untuk diintervensi. Karena beberapa hal yang belum dipahami sepenuhnya. Meski demikian, pupuk subsidi memang harus melalui Kelompok Tani sesuai jumlah luas lahan Anggota perindividu dan perkelompok.
“Kita berharap masyarakat petani kita akan dialihkan ke Pupuk Kompos atau Pupuk Kandang. Kendalanya adalah tidak semua petani mampu mengolah dan memproduksi pupuk non organik ini. Butuh keahlian khusus agar hasil pemakaiannya dapat memuaskan. Dan membuat tanaman benar-benar subur dan sehat. Dalam hal ini masyarakat meminta adanya pelatihan pengolahan dan pembuatan pupuk kompos. Dan kami akan usahakan itu bisa terwujud nanti,” pungkasnya. (rud)
















